Banner sumsel

Caleg DPR RI Kampanye Pakai Seragam Polri, Kapolda : Kami Akan Ambil Tindakan

PALEMBANG, koranindonesia.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Selatan (Sumsel) menemukan dugaan. Salah satu calon anggota legislatif DPR RI pada Pemilu Serentak 2019 mendatang, yang berkampanye menggunakan seragam kedinasan Polri.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan, caleg tersebut merupakan pensiunan anggota polri yang berdinas di Polda Sumsel. Diketahui, ada dua anggota polri yang mengajukan pensiun dini, demi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2019 mendatang.

“Satu orang berpangkat berpangkat terakhir Komisaris inisial S. Satu lagi berpangkat terakhir Brigadir, saya lupa namanya tapi dia itu putra salah satu pimpinan di Sumsel,” ungkap Zulkarnain, Kamis (18/10/2018).

Zulkarnain menjelaskan, pensiunan Polri yang berkampanye diduga dengan mengenakan seragam kedinasan polri adalah Komisaris (Purn) S. Hal tersebut diketahui, saat ada laporan dari masyarakat yang masuk ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumsel beberapa waktu lalu.

“Kampanye menggunakan baju polisi itu gak boleh. Memang sudah mengundurkan diri, pengajuannya kepada saya sebelum pendaftaran caleg. Mereka tentu sudah memenuhi syarat DCT-nya sebagai caleg. Kami akan melakukan tindakan. Walaupun sudah mengundurkan diri, artinya baju polisi tidak boleh dipakai untuk kegiatan kampanye,” jelas dia.

Pihaknya akan segera memanggil Komisaris (Purn) S untuk mengklarifikasi hal tersebut. Pihaknya mengaku merasa dirugikan karena baju tersebut sudah jadi ciri khas polisi yang harus netral dalam pelaksanaan pemilu.

“Akan kami panggil tentu. Meski itu ranahnya Bawaslu, tapi karena baju itu ciri khas polisi, itu menjadi ranah kami juga,” pungkasnya.

(ram)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.