Banner sumsel

Caleg Demokrat Ini Ingatkan Caleg Lain, Jangan Coba-coba Curi Suara

PALEMBANG, koranindonesia.id – Perebutan kursi legislatif DPRD Sumsel pada Pemilu Serentak 2019 ini cukup panas. Terbukti, persaingan tak hanya terjadi antar partai politik, tapi juga dari sesama caleg di satu partai politik yang sama. Bahkan ada isu berkembang jika terjadi permainan suara yang melibatkan oknum penyelenggara pemilu saat proses perhitungan suara, yang kini ada di tingkatan PPK (Panitia Pemilih Kecamatan).

Untuk itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Chairul S Matdiah pun mengingatkan penyelenggara pemilu untuk tidak berbuat curang. Ia meminta agar penyelenggara pemilu melakukan proses penghitungan suara secara benar. “Ada isu yang saya dengar bahwa caleg di bawah akan bermain mempengaruhi oknum PPK dan penyelenggara lainnya, untuk mengubah perolehan suaranya agar, lebih banyak dari perolehan suara saya. Ini sedang terjadi karena orang suruhan caleg itu sudah bergerilya menemui penyelenggara,” ungkap Chairul.

Meskipun isu tersebut sudah ia terima, namun dirinya mengaku tetap percaya bahwa penyelenggara pemilu tidak akan berbuat curang karena bekerja atas dasar sumpah jabatan, selain itu juga, akan berhadapan dengan hukum. Menurutnya jika berbuat curang maka konsekuensi pidana akan menjerat penyelenggara yang curang tersebut. “Tapi saya tidak percaya karena kotak digembok dan kunci gembok dipegang oleh tiga institusi, yakni polisi, Bawaslu dan KPU,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumsel periode 2014-2019 ini, kepada wartawan di DPRD Sumsel, Senin (22/4/2019).

Disebutkan Chairul, meski drinya percaya penyelenggara tapi dirinya tetap mengingatkan penyelenggara agar jangan coba-coba mengubah hasil perolehan suara. “Penyelenggara pemilu jangan coba-coba mengubah hasil C1. Ini tindak pidana, bukan hanya tindak pidana pemilu, tapi pidana umum.  Rekan-rekan caleg pun jangan coba-coba mempengaruhi penyelenggara untuk mencuri suara agar dapat duduk,” imbuh Chairul pula.

Dikatakan Chairul, saat ini berdasarkan penghitungan suara yang dilakukan secara internal timnya, dirinya telah memperoleh suara sebanyak 14.000 dari data yang masuk sebesar 50%. “Saya sekarang menang di beberapa kecamatan seperti Plaju, Kertapati, Ilir Barat II dan Gandus. Dari sembilan kecamatan yang ada di dapil Sumsel 1, saya menang di 7 kecamatan,” pungkasnya.

(ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.