Banner sumsel

Cak Imin Tunjuk Sosok Ini Gantikan Hanif Dhakiri Sebagai Sekjen PKB

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya mengumumkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mereka menyusul muktamar di Bali, beberapa waktu lalu. Hasilnya, M Hasanuddin Wahid pun ditunjuk menjadi sekretaris jenderal partai yang didirikan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

“Sekretaris Jenderal M Hasanuddin Wahid bersama Wakil Sekretaris Jenderal Anggia, Emarini, Risharyudi Triwibowo, Dita Indah Sari, Syaiful Huda, Eem Marhamah, dan Hindun Anisa,” kata Wakil Ketua Umum PKB, Ida Fauziyah, di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Dia menuturkan, susunan pengurus DPP itu sudah disetujui Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai ketua umum PKB. Prosedur penyusunan struktur organisasi itu pun diklaimnya sudah sesuai dengan Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/ART) PKB dalam Muktamar Bali.

Poin tersebut diatur dalam Pasal 27 ayat 5 AD/ART PKB. “Ketua umum DPP partai dapat menunjuk, mengangkat, dan memberhentikan seorang pelaksana tugas untuk menjalankan kepengurusan Dewan Pengurus Pusat partai,” kata Ida membacakan aturan itu.

Dia mengakui, awalnya jabatan sekjen diwacanakan untuk dihapus. Namun, elite PKB akhirnya sepakat bahwa jabatan itu masih diperlukan untuk fokus ke internal PKB, termasuk dalam hal konsolidasi dan ihwal internal lain.

“Ketua umum menyadari kebutuhan sekjen ini memang diperlukan di undang-undang,” kata Ida.

Sebelumnya, ada lima nama yang digadang menggantikan Hanif Dhakiri sebagai sekjen. Kelima orang itu adalah Jazilul Fawaid, Ida Fauziah, Faisol Reza dan Syaiful Huda. Hanif sendiri juga masuk bursa sekjen, namun pilihan jatuh akhirnya pada Hasanuddin Wahid.

Hanif yang tak lagi menjabat sekjen, kini ditunjuk menjadi wakil ketua umum PKB Bidang Ideologi dan Kaderisasi. (Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.