BANNER Dukung 5m
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Cak Imin Dukung RUU Masyarakat Adat Disahkan

JAKARTA, koranindonesia.id –  Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar mendukung agar rancangan Undang-undang (RUU) Masyarakat Adat untuk segera disahkan.

“Saya sangat mendukung pengesahan UU Masyarakat Adat ini sebagai sebuah keniscayaan,” ujar Muhaimin saat menghadiri Webinar Urgensi UU Masyarakat Adat, Kamis (25/2/2021).

Muhaimin menilai, konstitusi mengamanatkan negara mengakui dan menghormati masyarakat adat beserta hak tradisionalnya di Indonesia. Namun, menurutnya, amanat tersebut nampaknya belum optimal dijalankan oleh negara.

Dia juga mengatakan, kendati konstitusi dan sejumlah UU telah menjamin hak masyarakat hukum adat, tapi praktiknya ketentuan itu belum dipenuhi. Padahal kontribusi mereka sangat nyata bagi Indonesia.

“Masyarakat adat mempunyai kontribusi yang nyata, kita harus meyakinkan semua pihak bahwa kontribusi masyarakat adat ini signifikan, baik dalam pembangunan ekonomi nasional, maupun dalam merawat kebhinekaan,” paparnya.

Lebih lanjut Muhaimin juga mengungkapkan bahwa, dari kajian Aliansi Masyarakat Adat (AMAN), saat ini masih banyak masyarakat adat yang kehilangan wilayahnya karena masuk dalam wilayah konsesi seperti perkebunan dan pertambangan.

Hak-hak masyarakat hukum adat masih terancam dan belum mendapat perlindungan yang memadai.
Padahal, kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, kontribusi masyarakat adat sebagai penopang ekonomi Indonesia sangat besar.

“Teori ini yang harus terus kita perjuangkan untuk meyakinkan terus bahwa produktifitas nilai ekonomi masyarakat adat mampu bersaing dengan komoditas perkebunan koorporasi,” tuturnya.

Namun meski demikian, sebagai Pimpinan DPR, dirinya mengajak Fraksi-Fraksi terus tidak pernah berhenti membaca, menerima fakta-fakta lapangan yang tumbuh dan berkembang di masa yang sulit.

“Sehingga kita memberi jawaban alternatif yang cepat bagi kemajuan, kesejahteraan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, hadir dalam diskusi tersebut Ketua BKPM, Bahlil Lahadalia, Sekjen AMAN, Rukka Sombolinggi, Komisaris Independen PTPN V, Budiman Sudjatmiko, Ekonom UI, Faisal Basri, Anggota Komisi IV DPR RI, Sulaeman L. Hamzah, Anggota baleg DPR RI, Ibnu Multazam, dan Anggota Komisi II DPR RI, Rezka Oktoberia.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.