Banner sumsel

Cabut Pisau saat Digrebek Pengedar Narkoba Ditembak Mati

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Akibat melakukan perlawanan dengan mencabut sebilah pisau saat digrebek, Ismail (43) ditembak mati anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Muaraenim, Selasa (17/9) malam.
Terduga pengedar narkoba ini disergap saat sedang berada di sebuah pondok dalam areal perkebunan karet Dusun Talang Nangka, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim.
Dari tangan pelaku yang juga merupakan buronan kasus pencurian dengan kekerasan ini, polisi mengamankan barang bukti enam paket shabu seberat 3,46 gram dan satu paket seberat 19,08 gram, satu bal plastik klip bening.
Kemudian satu unit timbangan digital di saku celana serta sebilah pisau dan satu pucuk senjata api rakitan berisi satu butir peluru terselip di pinggang pelaku.
Penangkapan berawal saat anggota mendapat informasi dari masyarakat bahwa di areal perkebunan karet warga tersebut sering dijadikan tersangka sebagai tempat kumpul dan bertransaksi narkoba.
Atas informasi tersebut anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Muaraenim langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi tersebut.
Namun mengetahui kedatangan aparat, tersangka melakukan perlawanan dengan mencabut sebilah pisau dari balik pinggang dan mengayunkan pisau tersebut kepada anggota.
Selanjutnya tersangka berupaya melarikan diri ke dalam hutan dan tak menghiraukan tembakan peringatan yang diberikan. Setelah tersudut, pelaku kembali mengayunkan pisau hingga hampir melukai aparat.
Karena dianggap membahayakan saat akan diamankan, anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan ke arah pelaku.
Namun nyawa tersangka tak selamat saat dalam perjalanan dan dinyatakan .meninggal dunia setelah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
Kasat Reserse Narkoba Polres Muaraenim AKP I Putu Suryawan membenarkan penangkapan tersebut dan jasad pelaku juga sudah dilakukan visum.
“Pelaku merupakan pengedar narkoba dan terpaksa diberikan tindakan tegas karena berusaha melawan serta dianggap membahayakan petugas,” katanya saat berada di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (18/9/2019). (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.