Banner sumsel

Buronan Perampok Tauke Kopi Pagaralam Dilumpuhkan

PALEMBANG, koranindonesia.id – Gunawan alias Wak Gun (45) sekarang hanya bisa menahan sakit akibat luka tembak yang dialaminya, setelah timah panas petugas Ditreskrimum Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Zainuri menembus kakinya, lantaran terlibat perampokan tauke kopi pagaralam beberapa waktu lalu.

Tersangka ditangkap dirumahnya pada Minggu (17/11) malam. Tersangka yang terus saja mencoba kabur saat petugas melakukan pengembangan, akhirnya melumpuhkannya dengan timah panas. Setelah mendapat pengobatan, barulah tersangka dibawa ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut.

“Peranan tersangka ini sebagai penunjuk arah. Dia salah satu komplotan perampok tauke kopi di Pagaralam. Komplotannya, Belawong dan Komang sudah kita tangkap semua, berkasnya siap dikirim. Kini dia menyusul teman-temannya yang berkasnya siap untuk maju ke persidangan,” papar Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara saat menggelar press release, Jumat (23/11/2018).

Dikatakan jenderal bintang dua ini, dari komplotan tersangka total berjumlah 21 orang dan sukses melancarkan aksi perampokannya di 18 lokasi.

“Sedikitnya 18 TKP (Tempat Kejadian Perkara), yaitu Sumsel, Lampung, Jambi dan Bengkulu. Terakhir beraksi di Musi Banyuasin, mereka sukses membawa kabur uang dan harta benda korban lainnya. Dengan menggunakan modus, mendobrak pintu rumah dengan kayu balok, mereka menodongkan senjata tajam dan senjata api ke arah korban. Setelah itu, barulah menguras uang dan harta benda korban. Mereka tidak segan-segan melukai korbannya, bahkan ada yang meninggal dunia,” papar mantan Kapolda Riau ini.

Kepada petugas, tersangka mengelak dirinya terlibat perampokan. “Saya hanya penunjuk jalan saja pak. Memang banyak orang yang ikut dalam perampokan itu, tapi saya tidak ikut. Tidak saya pungkiri, saya dikasih uang juga dari mereka dan uangnya habis saya pergunakan berjudi di kampung,” tuturnya.

(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.