Banner sumsel

Bupati OI ‘Sambang Desa’ di Desa Talang Aur

INDRALAYA,koransumatera.com—Warga Desa Talang Aur Kecamatan Indralaya antusias menyambut kedatangan Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), HM Ilyas Panji Alam dan ombongan pada acara “Sambang Desa” yang berlangsung di Dusun 2 Desa Talang Aur, Rabu (7/2/2018).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Ogan Ilir ini disambut tarian “ Mapak Raje”, dari Karang Taruna Desa Talang Aur dan persembahan tarian dari anak-anak PAUD Mulya Hati Talang Aur, Ibtidyah Al Islam, Prolansia Desa Talang Aur.

Bupati OI, HM Ilyas Panji Alam pada acara “Sambang Desa” tersebut berkesempatan melakukan silaturahmi dan bertatap muka dengan masyarakat Desa Talang Aur dan Kecamatan Indralaya umumnya.

“Mari kita jaga hubungan silaturahmi ini melalui acara Sambang Desa,” ujar Ilyas Panji Alam.

Acara “Sambang Desa” di Kecamatan Indralaya ini dihadiri, Wakil Ketua DPRD OI, Kepala BPN, Wakapolsek Indralaya Tokoh masyarakat dari 17 desa dan 3 Kelurahan dalam Kecamatan  Indralaya. Pada kesempatan tersebut, bupati juga berharap program satu desa satu diniyah yang telah diluncurkan Pemerintah Kabupaten OI, dapat berjalan baik, sehingga anak-anak sedini mungkin mendapat ilmu agama dan melahirkan anak-anak yang berakhlak mulia.

Acara tersebut dilanjutkan dengan peresmian Jalan Perjuangan Dusun 6 Desa Talang Aur, penyerahan bantuan sembako dan penyerahan kartu BPJS secara simbolis kepada masyarakat dan menggelar acara tanya jawab dengan  tokoh masyarakat Kecamatan Indralaya.

Pada acara Sambang Desa di Kecamatan Indralaya juga dilakukan pelayanan kesehatan yaitu pelayanan KB gratis dan sunatan massal.

Reporter: Sanditya Lubis

Editor: elan

1 Komen
  1. Al Mu'allif berkata

    dari lounching acara sambang desa 1 desa 1 madrasah Diniyyah, sepertinya kurang terealisasi secara maksimal, karena melalui dana desa anggaran gaji dan honor madrasah tidak sepenunhnya dibayarkan oleh Pemerintah melalui kepada Desa dengan alokasi dana desa,bahkan sejak dari laonching awal tahun 2018 s/d sekarang 2019, baru satu kali gajian, sepertinya program ini Pemerintah sepertinya setengah-setengah dan dianggap kurang seriuas, karena dimonitor dan tidak dikoordinir oleh pihak yang memberikan kebijakan, baik badan atau instansi yang berwenang membidangi itu

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.