Banner sumsel

Bupati Muba Dinobatkan Sebagai Tokoh Pembina Wilayah Pelopor Perdamaian

LUBUKLINGGAU,koranindonesia.id– Komitmen zero konflik yang terus dijaga di Bumi Serasan Sekate terus mendapat apresiasi dari berbagai pihak di tingkat nasional. Ini buktikan dengan dinobatkannya, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin oleh Kementerian Sosial sebagai Tokoh Pembina Wilayah Pelopor Perdamaian di Indonesia. Penghargaan  diserahkan langsung Menteri Sosial RI Agung Gumiwang Kartasasmita di Lubuklinggau, Senin (01/4/2019) dalam rangkaian Gebyar Harmoni  Kebangsaan.

Menteri Sosial RI, Agung Gumiwang Kartasasmita menyebutkan selama ini gaung dan komitmen Kabupaten Muba dalam menjaga perdamaian yakni konsisten dengan zero konfliknya merupakan sumbangsih terbesar bagi negara Indonesia dan tentu ini tidak bisa dipisahkan dengan komitmen kepala daerahnya.

“Kemensos menilai sangat pas dan pantas menyematkan Bupati Muba Dodi Reza Noerdin sebagai Tokoh Pembina Wilayah Pelopor Perdamaian,” ujar Menteri Sosial RI, Agung Gumiwang Kartasasmita.

Menurutnya, tidak mudah untuk menjaga komitmen zero konflik tersebut terlebih di daerah-daerah yang beragam latar belakang etnis masing-masing penduduk. “Muba berhasil menunjukan keberhasilannya dalam menjaga zero konflik, ini harus terus dijaga bersama-sama,” urainya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan terima kasih atas dinobatkannya dia sebagai Tokoh Pembina Wilayah Pelopor Perdamaian.

“Yang jelas untuk menjaga Muba ini dari zero konflik dan perdamaian saya tidak sendiri, tentunya ini keberhasilan kita semua bersama seluruh warga Muba dan peran serta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta forum forum kerukunan yang terus tanpa lelah bersama menjaganya dan mempertahankannya,” jelas Dodi.

Dodi Reza Alex menambahkan, dirinya akan menjadi garda terdepan dan terus berkomitmen bersama FKPD Muba (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ) untuk terus menjaga perdamaian di Muba.

“Ini harus menjadi prioritas tentunya, kalau Muba damai dan tentram tentu kehidupan warga Musi Banyuaisn akan terus berjalan lancar,” Piagam yang kita terima ini sebagai pengakuan dari Pemerintah Pusat bahwa komitmen kita bersama mempertahankan Zero Konflik dan menjaga perdamaian di Bumi Serasan Sekate yang tentunya wajib kita terus lakukan bersama demi daerah yang kita banggakan,” katanya.

Terpisah, Plt Kadinsos Muba Drs Muhammad Jaya menyebutkan, program Pemkab Muba juga khususnya Melalui Dinsos Muba sangat memprioritaskan dalam pembinaan kerukunan antar etnis dan umat beragama di Musi Banyuasin serta terus tanggap atas keluhan-keluhan warga sesuai tugas pokok dan fungsi.

“Alhamdulillah Muba sampai hari ini tidak pernah terjadi konflik, dan ini semua berkat kegigihan pak Bupati dalam menjaga wilayah Muba dan meyakinkan warga Muba meski berbeda-beda suku agama dan ras serta adat istiadat namun tetap konsisten menjaga perdamaian,” pungkasnya. (rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.