Banner sumsel

Bupati Malang berjanji Penuhi Panggilan KPK

JAKARTA,koranindonesia.Id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan Bupati Malang Rendra Kresna untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka suap dan gratifikasi.

Gunadi Handoko sebagai kuasa hukum Rendra Kresna membenarkan kliennya tersebut dipanggil hari ini, Senin (15/10/2018) pada pukul 10. 00 WIB. Dalam ini Bupati Malang Rendra Kresna akan memenuhi panggilan untuk menyidikan di gedung KPK Jalan Kuningan, Persada, Jakarta Selatan.

“Klien kami siap menjalani pemeriksaan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan penyidik. Namun Rendra tidak akan didampingi oleh tim kuasa hukum,” ungkapnya.

Dijelaskan Gunadi, dengan bersikap kooperatif, hal ini bisa mempercepat proses penyidikan Rendra. Dengan sikap kooperatif yang ditunjukkan Rendra Kresna, perkara ini biar ada kepastian hukum. Kita juga tidak mau sampai gara-gara perkara ini terpengaruh kepada pelayanan masyarakat.

Saat ditanya apabila nanti dalam penyidikan Rendra Kresna langsung ditahan, Gunadi menuturkan Itu menjadi kewenangan KPK. Meskipun demikian, pengajuan penangguhan penahanan bisa dilakukan.

“Kalau KPK menggunakan kewenangannya (penahanan), kami kira itu memang hak subyektif dari KPK. Meskipun kita bisa mengajukan penangguhan tapi dalam praktiknya juga sulit dikabulkan. Beda dengan kasus yang ditangani Kepolisian atau Kejaksaan,” tandasnya.

Hari ini merupakan pemeriksaan perdana Bupati Malang Rendra Kresna pasca ditetapkan tersangka dugaan suap dan gratifikasi oleh KPK. Sebelumnya, pada Senin pekan lalu, KPK menggeledah rumah dinas sekaligus kediaman pribadi Rendra.

Rendra Kresna dijerat KPK dengan 2 sangkaan yaitu suap dan gratifikasi. Total penerimaan uang Rendra disebut KPK mencapai Rp 7 miliar. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.