Banner sumsel

Bunuh Teman, Oknum Guru Honorer Diringkus Polisi

MURATARA, koranindonesia.id – AR (43) oknum guru honorer warga Dusun 7 Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara menyerahkan diri ke Polisi.

Pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Rawas Ulu dan dijemput Kanit Reskrim bersama anggota ke Mapolsek Muara Rupit lantaran melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap HB (35) warga Dusun I, Kecamatan Lubuk Rumbai, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Minggu, (25/11/2018) sekira pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui kejadian bermula pada Minggu (25/11/ 2018) sekira pukul 07.00 WIB, saat pelaku dan korban berpapasan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun 9, Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Kemudian pelaku menanyakan sepeda motor miliknya yang dipinjam korban, namun tidak pernah dikembalikan. Tidak puas dengan jawaban korban mengakibatkan terjadi cekcok mulut dan pelaku menyerang korban menggunakan sebilah sanjata tajam (sajam) jenis pisau yang dibawanya.

Tak ayal, pisau tersebut mengenai beberapa bagian tubuh korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung mengevakuasi korban ke RSUD Rupit. Namun, setelah dilakukan penanganan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia dikarenakan mengalami luka yang cukup parah akibat senjata tajam pelaku.

Adapun luka yang dialami korban yakni, luka tusuk didada kanan 1 (satu) lubang, luka tusuk dipunggung kiri 1 (satu) lubang, luka tusuk dipinggang atas bagian belakang 1 (satu) lubang, dan luka sayat ditelapak tangan kanan.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Rupit, AKP Yulfikri membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku  AR dimana usai kejadian pelaku langsung meninggalkan TKP dan atas inisiatifnya sendiri menyerahkan diri ke Mapolsek Rawas Ulu.

“Selanjutnya pelaku dijemput oleh Kanit Reskrim bersama anggota untuk diamankan di Mapolsek Muara Rupit,” jelas AKP Yulfikri, Senin (26/11/2018).

Dari hasil interogasi, lanjut Kapolsek pelaku mengakui semua perbuatannya. “Motifnya lantaran kesal dan dendam kepada korban karena sepeda motor miliknya yang dipinjamkan kepada korban tidak pernah dikembalikan,” pungkasnya.

(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.