Banner sumsel

Buntut Rusuh Pilkada Empatlawang, Polisi Selidiki Timses Paslon Nomor Dua

EMPATLAWANG, koranindonesia. Id – Setelah menetapkan tiga orang tersangka kerusuhan Pilkada di Kabupaten Empatlawang. Penyidik dari Ditreskrimum Polda Sumsel terus melakukan pengembangan. Kali ini, aparat kepolisian sedang menyelidiki timses pasangan nomor urut dua.

“Karena kita menemukan ada unsur reaksi, dimana timses paslon nomor satu menembak karena lebih dulu ditembak oleh massa dari timses paslon nomor urut dua,” ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara ketika dimintai konfirmasi, Rabu (20/6/2018) siang.

Ia menerangkan, diduga timses pasangan urut nomor dua juga menggunakan lebih dari lima pucuk senjata api (senpi) saat kerusuhan terjadi. Dugaan ini berdasarkan pengakuan ketiga tersangka beserta sejumlah saksi yang telah diperiksa oleh anggotanya.

“Kita tidak memihak siapapun. Polisi netral. Hasil penyelidikan, juga ditemukan ada tembakan terlebih dulu dari timses paslon nomor dua ke timses paslon nomor satu. Jadi akan kita kembangkan guna menangkap siapa saja yang memiliki senjata api,” kata Yoga.

Masih dikatakannya, Yoga menjelaskan sebutir peluru yang bersarang ditubuh timses paslon nomor dua berdiameter 9 milimeter. Selain itu, juga diamankan tiga senjata tajam yang digunakan saat kericuhan. “Ada satu proyektil yang didapat dari korban yang dirawat di Bengkulu. Proyektil itu 9 milimeter dan masih kita selidiki,” cetusnya.

Untuk diketahui, dua kubu tim sukses pasangan Calon Bupati Empatlawang, Sumsel dikabarkan bentrok. Akibatnya, satu orang timses dari paslon tewas lantaran mengalami luka tembak, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu berlangsung di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Empatlawang, Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 17.00. Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya konflik kedua pendukung pasangan calon bupati dalam Pilkada Serentak 2018 tersebut. (yyn).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.