Banner Pemprov Agustus

Buka South Sumatera Social Media Jambore, Herman Deru : Viralkan, Program yang Mengangkat Nama Besar Sumsel  

LUBUK LINGGAU,koranindonesia.id – Gubernur Sumsel H Herman Deru terus  mengajak semua stakeholder dalam mensukseskan  Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).  Diantaranya dengann menggandeng Forum Admin Media Sosial Sumatera Selatan (FAMS).

Disela-sela pembukaan South Sumatera Social Media Jambore di Hotel WE Resto Kota Lubuklinggau, Sabtu (29/10), Herman Deru  menegaskan, sebagai daerah penghasil beras terbesar nomor lima di Indonesia tentu ketahanan pangan harus tetap terjaga termasuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti cabe, tomat, sayuran dan ikan. Ini juga sebagai cara menekan  jangan terjadi inflasi.

“Sebenarnya inflasi itu tinggi karena kita ketergantungan dengan komoditas tertentu. Makanya melalui program GSMP ini kita ajak masyarakat untuk menghasilkan jangan tergantung dengan komoditi yang dijual dipasaran,” tambahnya.

Lebih lanjut Gubernur Herman Deru mengajak para penggiat media sosial yang tergabung dalam FAMS Sumsel untuk dapat mensosialisasikan GSMP  kemasyarakat jika memungkinakan  “Viralkan” ini menurut dia sebagai salah satu cara dalam  merubah maindset masyarakat dari pembeli menjadi penghasil sekaligus sebagai langkah jitu dalam  menjaga ketahanan pangan.

“Kita ingin, selama yang kita perbuat yang memperikan edukasi dan efek baik bagi masyarakat “viralkan” untuk  nama besar Sumsel.  Salah satunya  MTQ Nasional di Kalsel kemarin Sumsel berhasil raih peringkat 8 sejajar dengan Provinsi Aceh, termasuk juga program GSMP ini,” katanya.

Selain itu, Gubernur Terinovatif ini  juga berpesan kepada FAMS Sumsel untuk mengangkat budaya khas Sumsel sehingga membuat banyak orang tertarik.

“Ayok kita angkat budaya kita dengan sajian sehingga orang tertarik. Jadi apa yang bisa kita angkat kita tonjolkan,” harapnya.

Bapak Pembangunan Sumsel itu menilai kehadiran FAMS Sumsel ini memberikan kontribusi yang baik dalam menyampaikan informasi ataupun sajian berita kepada masyarakat.

“Saya apresiasi begitu antusiasnya para admin mesdos untuk ikut dan gabung pada organisasi FAMS Sumsel ini. Meskipun tidak termasuk organisasi wartawan tapi tetap  menjunjung tinggi kode etik jurnalisitik dalam menyampaikan informasi  ke masyarakat,” ujarnya.

Kepada FAMS Sumsel, Herman Deru menyarankan agar  pengelola medsos ada keseimbangan akun, ketika masyarakat ingin butuh berita tinggal mengklik akun tersebut seperti tentang infrastruktur, olahraga, literasi dan tentang lainnya.

Sementara itu, Laporan Ketua FAMS Sumsel, M Ridwan Edo menyampaikan pada South Sumatera Social Media Jambore yang digelar dari tanggal 29 sampai 30 Oktober 2022 diikuti oleh 15 Kabupaten/Kota se Sumsel diantaranya Kota Palembang, Kota Lubuklinggau, Pagaralam, Prabumulih, Kabupaten OKI, Ogan Ilir, PALI, Muara Enim, OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur Herman Deru sudah pada acara ini, tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi FAMS Sumsel,” katanya.

Dia juga mengharapkan dalam menjalankan program pembangunan di  Sumsel,    FAMS Sumsel dapat dilibatkan.

Turut hadir Wakil Walikota Lubuklinggau, Sulaiman Kohar, Pembina FAMS Sumsel dan juga Ketua ICSB Sumsel, Hj Samantha Tivani HD serta para OPD Sumsel/mewakili.

(Ril)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.