Banner sumsel

BPOM Musnahkan Tahu dan Mie Berformalin

PALEMBANG, koranindonesia.id – Dari hasil penindakan  pada Rabu, 07 Maret 2017 terhadap dua produsen tahu dan mie basah berformalin di Jalan Putri Rambut Selako Palembang, Jumat (16/3/2018) dimusnahkan,  di halaman Kantor BPOM.

Hadir pada pemusnahan itu Kabid Pemeriksaan dan Penyidik BPOM
Dinkes Kota Palembang, Satuan Pol PP, perwakilan dari Forwas Polda dan, pejabat struktural.

Dra. Dewi Prawitasari. Apt.M. kes, Kepala BPOM Sumatera Selatan mengatakan barang bukti yang dimusnahkan meliputi 10.500 butir tahu,  2.440 kg mie basah,  jerigen ukuran 10 liter berisi sisa cairan formalin dan jerigen ukuran 30 liter berisi cairan kimia di duga formalin. Nilai ekonomi sekitar Rp. 17.030.000.

Di jelaskanya dengan menggunakan test kit formalin tahu dan mie basah tersebut maka hasilnya positif mengandung formalin. “Selanjutnya akan kita uji kembali di laboratorium BBPOM di palembang,” kata Kepala BPOM Sumsel.

Menurutnya,  pelaku usaha tersebut terancam pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 10 milyar sesuai dengan Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangang,”ungkapnya.

Dewi mengatakan, tahu dan mie basah yang mengandung formalin ini sangat membahayakan kesehatan jika di konsumsi secara terus menerus dan akan mengakibatkan kanker. “Efeknya memang tidak hari ini tapi dari akumulasi dalam waktu tertentu akan berdampak pada kesehatan yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Dia menghimbau kepada produsen tahu dan mie basah, agar tidak memproduksi pangan yang mengandung formalin dan melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

Reporter: wiwin
Editor: elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.