Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

BPOM Akan Awasi Rantai Distribusi Pastikan Mutu Vaksin

Jakarta,koranindonesia.id-Terkait pendistribusian vaksin Coronavirus Disease (Covid-19), Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) juga akan mengawasi rantai distribusi untuk memastikan mutu vaksin. Vaksin membutuhkan penyimpanan khusus pada temperatur dua hingga delapan derajat celsius.

Plt Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekusor, dan Zat Adiktif Badan POM Togi J Hutadjulu mengatakan manajemen rantai dingin ini merupakan hal yang krusial untuk menjaga mutu vaksin sampai ke pengguna.

“Setelah proses pemberian vaksin dilaksanakan, Badan POM terus melakukan pengawasan untuk aspek keamanan melalui program kegiatan pemantauan efek samping atau yang dikenal dengan farmakovigilans,” kata Togi yang dikutip InfoPublik melalui website Covid19.go.id Selasa (3/11/2020).

Untuk itu, diperlukan kerja sama dan partisipasi dari seluruh tenaga kesehatan (nakes) di lapangan dan industri farmasi. Lanjut Togi, nakes diharapkan dapat memantau dan melaporkan kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialami masyarakat setelah menerima vaksin.

Jika ditemukan bahwa risiko menjadi lebih besar daripada manfaatnya, hasil keputusan Badan POM berdasarkan pemantauan tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan komunikasi risiko.

Kalau memang ditemukan adanya risiko keamanan yang tinggi, akan dilakukan pencabutan Emergency Use Authorization (EUA). Pemberian izin edar vaksin dipastikan pemerintah melalui serangkaian riset dan uji yang komprehensif.

“Dengan memprioritaskan asas kehati-hatian, vaksin benar-benar diupayakan agar memberikan khasiat sebesar-besarnya untuk masyarakat luas,” kata Togi. (YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.