BPN OKU Kejar Target Cetak 10.000 Sertifikat Tanah

BATURAJA, koranindonesia.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengejar target mencetak 10.000 persil sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019.

“Pada program PTSL tahun ini OKU mendapat kuota 10.000 persil sertifikat tanah milik masyarakat yang akan diterbitkan,” kata Kepala BPN OKU, Alim Bastian melalui Kabag TU, Katam, saat dikonfirmasi Selasa (14/5/2019).

Menurut dia, pihaknya optimistis dapat mencapai target tersebut pada pertengahan tahun ini mengingat antusias masyarakat di wilayah setempat cukup tinggi dalam mengikuti program PTSL dengan menyiapkan seluruh bukti kepemilikan atas tanah sehingga mudah diproses.

“Terhitung sejak Januari 2019 hingga saat ini saja sertifikat yang sudah selesai dicetak jumlahnya mencapai 4.000 persil. Kami optimistis di Juni nanti dapat merampungkan 10.000 persil target tersebut,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, pihaknya membentuk tiga tim yang diterjunkan ke setiap desa di OKU guna melakukan penyuluhan sekaligus pengukuran tanah warga yang akan disertifikatkan secara gratis. “Untuk target pengukuran 10.000 peta bidang tanah sudah rampung sejak bulan kemarin,”  ungkapnya.

Sementara terkait reforma agraria, Katam mengaku, untuk di OKU tidak ada lahan yang dapat dijadikan objek dalam program tersebut. “Karena sejauh ini kami belum menemukan adanya tanah pertanian di OKU yang dikuasai oleh oknum hingga merugikan petani,” ujarnya.
(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.