Banner sumsel

BPJS Kesehatan Bayarkan Tunggakan Klaim Rumah Sakit Rp266 Miliar

PALEMBANG, koranindonesia.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Palembang mulai membayarkan klaim tagihan naik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ataupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) sebesar Rp266 miliar.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Andi Ashar mengatakan, pembayaran ke rumah sakit, klinik juga puskesmas ini, merupakan klaim tagihan dari bulan bervariasi. Ada klaim Februari juga ada klaim susulan seperti September 2018. “Kantor Cabang Palembang sudah melakukan pembayaran sejak 2 April – 16 April 2019 sebesar Rp266,9 miliar,” katanya kepada awak media di Palembang, Selasa (16/4/2019).

Andi mengatakan, dari seluruh fasilitas kesehatan yang bekerjasama, Palembang klaim yang paling tinggi dibandingkan kabupaten lain di bawah BPJS cabang Palembang seperti, Banyuasin, Muba, OI dan OKI. “Hal ini karena 50% FKTL ada di Palembang yakni 38 rumah sakit dan 50% faskes tingkat pertama berpusat di Palembang juga,” paparnya.

Menurutnya, klaim tagihan setiap rumah sakit bervariasi. Ia mengaku jika rumah sakit lebih cepat melakukan klaim penagihan, maka pihaknya akan lebih cepat membayarkan. Saat ini, klaim tagihan Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) mendominasi pembayaran tertinggi. “Klaim induk RSMH pada Februari sebesar Rp42,29 miliar sudah kita bayarkan. Sedangkan klaim Maret masih kita verifikasi,” sebutnya pula.

Selain itu, saat ini BPJS Kesehatan juga masih memiliki tunggakan klaim ke rumah sakit sebesar Rp3,5 miliar yang jatuh tempo pada 12 April lalu. “Ya bagaimana, tunggakan peserta mandiri itu mencapai Rp125 miliar. Kalau boleh jujur, kita ini lebih banyak disubsidi oleh Indonesia Wilayah Timur,” jelasnya.

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.