Banner Pemprov 17 Agustus

Bocah 3 Tahun Tewas Terperosok ke Lubang Tiang Pancang

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Nyawa Kahfi Al Ahzam (3) tak bisa terselamatkan setelah terjerumus ke dalam lubang tiang pancang sedalam 32 meter di kawasan Pelabuhan Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Rabu (10/7).

Warga Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung ini ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri dengan tubuh penuh luka dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Dari data diperoleh, saat itu Kahfi bersama pamannya hendak pulang ke Pangkal Pinang dengan menggunakan jasa angkutan dari Pelabuhan Tanjung Api-api.

Saat sedang menunggu kapal, Kahfi bermain di sekitar lubang pancang sedalam 32 meter tersebut. Namun tiba-tiba Kahfi berteriak dan saat disadari, Kahfi sudah terperosok masuk ke dalam lubang.

Kepala Basarnas Palembang Berty DY Kowaas mengatakan, setelah mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut dan pihaknya segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Tim Rescue Basarnas Palembang mendapat laporan dan langsung melakukan upaya evakuasi. Korban berhasil dievakuasi dengan cara mengait korban menggunakan besi dengan tali. Saat dievakuasi, korban masih dalam kondisi hidup, namun tak sadarkan diri,” ujarnya.

Hingga akhirnya, dirinya melanjutkan, setelah sekitar dua jam, proses evakuasi baru selesai pada pukul 17.25 karena kondisi diameter lubang yang sangat sempit dengan kedalaman 32 meter menyulitkan petugas melakukan penyelamatan.

Usai dievakuasi, petugas segera membawa Kahfi ke RS Myria Palembang untuk diberikan pertolongan medis. Namun nyawa bocah malang tersebut tak bisa diselamatkan dan dinyatakan tewas sekitar pukul 19.30 di Instalasi Gawat Darurat RS Myria Palembang.

“Korban akan dibawa pulang langsung oleh pihak keluarga ke Pangkal Pinang malam ini juga. Kami imbau masyarakat untuk menghindari tempat-tempat yang membahayakan jiwa. Orang tua harus selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak terjadi kecelakaan,” imbuhnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.