Banner sumsel

BNN Sumsel Ringkus Bandar dan Kurir Sabu

PALEMBANG, koranindonesia.Id-Bandar narkoba Mamat (34) dan dua kurir, Iven (35) dan Gandi (35) asal Palembang, yang terendus sejak Febuari 2018 BNNP Sumatera Selatan akhirnya berhasil dicokok di depan Mapolsek Tulung Selapan Kacamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI dan di pelabuhan penyeberangan Tanjung Api Api, Rabu (21/11/2018).

Penangkapan Mamat berawal dari tertangkapnya Iven (35) warga Desa Tulung Selapan Ilir Kampung Mangga Dua Kabupaten OKI dan Gandi (35) warga Jalan Talang Puteri Kecamatan Plaju di Tulung Selapan menggunakan Toyota Avanza warna hitam Nopol BG 1032 RT dengan barang bukti 7 kilogram sabu.

Dari nyanyian Iven didapati bandar bernama Mamat. Tanpa buang waktu petugas langsung bergerak menjemput  Mamat (34) yang mencoba kabur ke pulau Bangka melalui penyeberangan Tanjung Api Api.

“Kita apresiasi informasi dari masyarakat yang sudah berani menyampaikan kepada kita. Sejak bulan Febuari nama mereka sudah masuk, salah satunya Bandar, mereka berperan aktif dalam peredaran sabu di Tulung Selapan,” kata Kepala BNNP Sumsel, Brigjen John Turman Panjaitan didampingi Kabid Pemberantasan, AKBP Agung Sugiyono saat gelar perkara.

Menurut pengakuan Iven, dia menerima upah Rp 18 juta dan baru dibayar Rp 15 juta. Untuk urusan ini Iven mengajak Gandi untuk mencari mobil dan mereka sepakat berangkat bersama untuk mengantarkan pesanan ke Tulung Selapan, OKI.

Dikatakan John Turman, sindikat peredaran narkoba ini masuk dalam jaringan Tulung Selapan, Jambi, dan Medan.

“Ada satu lagi yang masih dalam pengejaran kami, kakak kandung Mamat berinisial WB (DPO) yang berhasil lolos ke pulau Bangka. Saya himbau WB untuk menyerahkan diri, jika tidak nasib yang akan menentukan hidupnya, karena dia merupakan bandar besarnya, sekaligus pencucian uang,” tegas John Turman. (fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.