Banner sumsel

Blusukan ke Desa Terpencil di Musi Rawas, Herman Deru Naik Perahu

MUSIRAWAS, koranindonesia.id – Rangkaian kegiatan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Senin (29/4/2019) diisi dengan jumlah agenda diantaranya, melakukan blusukan ke Dusun Sri Pengantin, Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Mura.

Dusun Sri Pengantin secara administratif masuk dalam wilayah Desa Pasenan yang letaknya jauh dari pusat keramaian, dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Satu-satunya, akses jalan menuju dusun yang dihuni lebih kurang 40 KK tersebut, hanya menggunakan moda transportasi air jenis perahu getek, yang membutuhkan waktu tempuh 2 jam lebih dari dermaga  Desa Pasenan.

Saat akan menuju Dusun Sri Pengantin, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia, Bupati Musi Rawas H.Hendra Gunawan, dan unsur Forkompinda Musi Rawas itu, menyempatkan diri meresmikan Dermaga Desa Pasenan yang ditandai dengan pemecahan kendi. Sontak saja prosesi ini, menjadi harapan baru bagi warga sekitar. Sebagai tanda akan mulai terbukanya akses menuju dan keluar Dusun Sri Pengantin yang selama ini nyaris belum menikmati hasil pembangunan.

Kedatangan Herman Deru dan rombongan di Dusun Sri Pengantin disambut antusias warga. Mengingat selama ini belum ada satupun Gubernur Sumsel yang memijakkan kaki di dusun mereka. Dan baru kali ini ada gubernur yang dinilai peduli dengan kondisi mereka. Dihadapan warga Gubernur berjanji akan membangunkan dermaga yang representatif di Desa Pasenan dan Dusun Sri Pengantin. Mengingat, akses penghubung Desa Pasenan dan Dusun Sri Pengantin hanya memiliki satu-satunya akses yaitu melalui transportasi sungai. “Pada 2020, akan kita bangunkan dermaga kerjasama antara Pemkab Mura dan Pemprov Sumsel,” janji Herman Deru.

(FOTO/HUMAS PEMPROV)

Gubernur menilai, seni budaya dan kearifan lokal di Dusun Sri Pengantin patut dipertahankan, dan harus terus dikembangkan, sebagai destinasi wisata alam di Sumatra Selatan (Sumsel). “Kedepan daerah ini akan kita jadikan sebagai kawasan destinasi wisata alam di Sumsel. Kita lihat kondisi alamnya yang masih terjaga, masyarakat yang masih menjaga kearifan lokal. Patut kita apresiasi,” tambahnya.

Herman Deru mengaku bangga dapat berkunjung  ke daerah tersebut. Karena itu, dia meminta jangan sampai alam sekitar dirusak, air jernih dipertahankan, ikan yang banyak juga dipertahankan. “Ikan ini jangan  di putas, kayu-kayu ini jangan ditebang, kalau itu dilakukan maka itu akan merusak. Jagalah tempat ini. Saya minta kepada pihak kepolisian, para tokoh, pemerintah daerah untuk mengawasi. Inilah pentingnya pertahankan kearifan lokal dan menjaga alam,” tandasnya sembari mengaku ada keinginan untuk menginap di kawasan tersebut.

Sementara itu, Bupati Mura H. Hendra Gunawan dalam sambutan singkatnya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru beserta rombongan yang berkenan berkunjung di Dusun Sri Pengantin yang masih  butuh banyak perhatian dari pemerintah tersebut. “Alhamdulillah, semoga dengan kehadiran pak Gubernur kebanggan kita ke tempat ini. Akan menjadi motivasi bagi warga di sini. Ini Gubernur pertama kali yang memijakkan kaki di Sri Menanti,” pungkasnya.

(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.