Banner sumsel

Bikin Sekda Sumsel Cemburu, Harobin : TPP Sekda Palembang Bisa Capai Rp100 Juta Lebih

PALEMBANG, koranindonesia.id – Dengan meningkatnya pendapatan daerah, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang juga meningkatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai. Bahkan nilai TPP sekelas Sekda di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, bisa mencapai Rp100 juta.

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mastofa dalam menyampaikan sambutan pelantikan Ratu Dewa sebagai Sekda Kota Palembang yang baru, di ruang Parameswara Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Senin (1/4/2019). Menurutnya, angka kenaikan tunjangan pegawai tersebut, tentu membikin cemburu Sekda Provinsi Sumsel. “Tidak hanya melakukan koordinasi, Sekda juga bertugas meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Karena dari PAD inilah, kita bisa meningkatkan TPP pegawai termasuk TPP Sekda Palembang yang bikin cemburu Sekda Provinsi Pak Nasrun,” ujarnya.

Harobin berharap, Sekda yang baru dapat bekerja dengan maksimal, dalam mewujudkan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang. Karena, Pemkot Palembang sudah memberikan perhatian terkait kesejahteraan termasuk tunjangan. “Sekda Provinsi saja bilang ke saya, mau jadi Sekda Kota Palembang. Karena TPP Sekda Provinsi sangat jauh jika dibandingkan dengan besaran TPP Sekda Kota Palembang. Jika Sekda Provinsi TPP- nya Rp15 juta, Sekda Kota Palembang bisa Rp100 juta lebih per bulan. Saya hanya menikmati satu bulan,” terangnya.

Menurutnya, ada beberapa yang harus terus ditingkatkan Sekda yang baru dilantik, dimana harus mampu meneruskan estafet sebagai pejabat tinggi pratama. “Pesan saya pertama, Ratu Dewa dapat menginventarisir seluruh aset Pemkot Palembang, karena sampai saat ini Alhamdulillah 90% sudah terdaftar,” bebernya.

Kemudian lanjut Harobin, Sekda juga harus mencatat pekerjaan apa saja yang sudah direalisasikan dan belum. “Semuanya harus direview, karena 75% ini menentukan penilaian untuk mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terbaik. Bila perlu pakai konsultan,” ujarnya.

Selain itu kata Harobin, kinerja Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) harus meningkat dari apa yang telah dicapai saat ini. “Waktu saya masuk SAKIP Palembang masih C, sekarang B dan kalau bisa target A. Syararatnya 29 kepala OPD ini 50% sudah memberikan layanan prima,” jelasnya.

Terakhir laporan keuangan harus lebih cepat dan TPP diharapkan dinaikkan, tetapi tidak ada honor lain selain TPP. “Dengan syarat kinerja seluruh pegawai baik, TPP ini ditingkatkan bertujuan untuk menekan adanya penyalahgunaan dana,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Harobin pun menyerahkan memori jabatan, agar kedepan Sekda yang baru dapat meneruskan apa yang perlu ditingkatkan. Memasuki masa purna bakti, Harobin juga mendapat kehormatan dengan penyerahan baju dari PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia).

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.