Banner sumsel

Biduan OT di Lahat Tewas 

LAHAT,KoranIndonesia.id–-Sari (23) warga Desa Saung Naga,  Kecamatan Kikim, Barat Lahat, tewas. Biduan OT ini tewas diduga akibat terkena serangan jantung usai terjadinya selisih antara pacarnya Pirmansah (20) warga Desa Tanjung Aur,  Kecamatan Kikim Tengah,  Lahat dengan orang tak dikenal. 

Kejadian sendiri bermula saat Sari berjoget di OT tak berizin di Desa Patikal, Senin (14/10) sekira pukul 01.00 WIB. Namun saat asyik bergoyang bersama pengunjung OT membuat Pirmansah tidak senang diduga cemburu.

Tak tahan menahan rasa cemburu,  Pirman naik keatas panggung dan terjadi perselisihan dengan Sari. Tak ingin perselihan terus terjadi Sari mengajak Pirman pergi meninggalkan lokasi acara dan menuju mobil bersama JW (38), warga Desa Lubuk Kelumpang, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang.

 

Disini petaka mulai terjadi, baru saja masuk kedalam mobil  yang ditumpangi tiba tiba datang sekelompok orang tak dikenal dan meminta Pirman keluar dari mobil dengan cara menggedor pintu mobil. Merasa ada yang tak beres,  Pirmanpun enggan keluar hingga membuat OTD langsung melempari mobil dengan batu hingga kaca mobil pecah.

 

Melihat mobilnya sudah rusak, Pirman dan dalam bahaya Pirman dan JW keluar untuk menyelamatkan diri namun keduanya berhasil ditangkap dan dikeroyok beberapa orang hingga babak belur. Sari yang berada di dalam mobil diduga mengalami ketakutan berlebih drop seketika dan hilang kesadaran hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Kaapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kasubag Humas Polres Lahat Iptu Sabar T didampingi PAUR Humas Polres Lahat Aiptu Lispono membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakannya, pihaknya masih mendalami kejadian dimaksud.

 

“Masih kita dalami, ya satu korban inisial SR meninggal dunia. Kejadian insiden di acara orgen tunggal tak berizin ini masih kita dalami dan petugas masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan beberapa saksi,” terangnya. (Sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.