Banner sumsel

Biadab! Kakek Renggut Kehormatan Cucunya Sendiri

MUSIRAWAS, koransumatera.com – Bukannya mendidik dan memberikan contoh yang baik untuk cucunya, kakek Usman (68) warga Desa Raksa Budi, Kecamatan BTS Ulu,   malah tega merenggut kehormatan cucunya sendiri Badriah (12) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Kasus pencabulan ini mencuat di Desa Raksa Budi Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musirawas dan terungkap setelah orang tua korban, Poniran (40) melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek BTS Ulu, dengan No Dasar Laporan LP/B-06/II/2018/SUMSEL/RES.MURA/SEK.BTS ULu pada  9 Februari 2018.

Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro, SIK melalui Kapolsek BTS Ulu, Iptu Denhar mengatakan setelah  meneima laporan, dia langsung memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan kebenaran laporan tersebut dan menyelidiki keberadaan pelaku.

Dikatakan, setelah mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada dirumahnya di Desa Raksa Budi Sp6, lalu Kapolsek bersama personel langsung meluncur ke rumah pelaku dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku pada hari Jumat (9/2/2018) sekitar pukul 22.00 Wib.

Saat hendak ditangkap dirumahnya Sp6 Desa Raksa Budi Kecamatan BTS Ulu Kqbupaten Musirawas pelaku tidak melakukan perlawanan, kemudian pelaku langsung digelabdang ke mapolsek BTS Ulu Cecar untuk dilakaukan penyelidikan serta menpertangungjawabkan perbuatannya.

Saat introgasi pelaku mengakui perbuatannya bahwa dia telah melakukan pemerkosaan terhadap korban sampai dua kali, yang pertama terjadi pada bulan Mei 2017 sekitar pukul 12.00 Wib.

“Saat itu korban sedang mengambil bambu dikebun karet warga, lalu korban hendak buang air kecil tiba-tiba pelaku datang langsung memegang bahu korban dan mengatakan “Uken Cecet Mu” ( Minta Kemaluan Mu) serta sontak pelaku langsung melakukan perbuatannya,”ujarnya Kapolsek.

Dikatakan, perkosaan kedua kalinya terjadi pada Oktober 2017 lalu, saat itu korban hendak mengambil rumput untuk pakan ternak di kebun pelaku, tiba tiba pelaku kembali memegang bahu, lalu memperkosa korban.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma, takut serta mengalami sakit dialat kelaminnya,”Pungkasnya Kapolsek.

Reporter : Sandi April

Editor : elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.