Banner sumsel

Berusaha Kabur, Polisi Bolongi Kaki Siran

LAHAT,  koranindonesia.Id – Anggota Satreskrim Polres Lahat, bersama porsenil Polsek Kikim Barat terpaksa melepaskan tembakan ke kaki kiri Sukiran alias Siran (24). Karena berusaha melarikan diri saat hendak dibawa ke Polsek Kikim Barat, Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 11.00 WIB lalu

Pria pengangguran asal Desa Padang Bindu, Kecamatan Kikim Selatan ini ditangkap, berkat laporan kerabat korban yang melihat tersangka mengandarai sepeda motor hasil curian.

Tidak ingin tertangkap sendirian, Siran mengaku aksinya itu dibantu dua rekannya. Riki Mardona (21) warga Desa Penantian, Kecamatan Kikim Barat, dan Iril (17) pelajar SMA, satu desa dengannya.

“Siran kita tangkap di kediamannya, bersama barang bukti. Terpaksa kita lepaskan tembakan, karena berusaha melarikan diri,” ujar Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria, Minggu (11/11/2018).

Berkat nyanyian Siran, petugas akhirnya berhasil menemukan Riki Mardona sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika tengah asyik nongkrong di sebuah simpang, di desa tetangga tempatnya tinggal.

Kedua bandit kelas teri ini akhirnya mengaku, telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam Nopol BG 2170 EX, milik Yusran (66) di Desa Saung Naga, Kecamatan Kikim Barat, Senin (3/10) sekitar pukul 06.00 WIB lalu.

“Tersangka Riki juga terpaksa kita beri tembakan tegas terukur. Kita temukan sedang nongkrong, saat melihat anggota, tersangka langsung berupaya kabur,” ucap Paur Humas, Aiptu Lispono.

Dalam aksinya, kedua tersangka ini berperan sebagai eksekutor. Masuk ke dalam rumah korban, merusak kunci stang beserta kunci tambahaan berupa rantai yang digembok pada bagian roda belakang. Sedangkan tersangka Iril berperan melakukan pengawasan di luar rumah.

“Kita masih memburu satu tersangka lagi atas nama Iril. Masih kita kembangkan apakah kedua tersangka ini pernah terlibat kasus lain,atau tidak,” kata Lispono. (Sfr)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.