Banner sumsel

Berpura-pura Menumpang Salat, Penyerang Mapolres Muba Berhasil Lukai Seorang Polisi

SEKAYU, koranindonesia.id – Mapolres Musi Banyuasin (Muba) hari ini, Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 09.00 WIB, mendadak heboh.

Pasalnya, markas kepolisian yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Muba itu mendapat serangan dari seseorang yang belakangan diketahui bernama Arison (44) warga Dusun I, Desa Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan, Muba, Sumatra Selatan (Sumsel).

Informasi yang berhasil dihimpun koranindonesia.id di Mapolres Muba menyebutkan, pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan ini awalnya datang ke Mapolres Muba, sekitar pukul 08.45 WIB dengan mengendarai mobil Suzuki Carry pick up dengan nopol BG 9833 BA, dan langsung meminta izin kepada petugas piket penjagaan untuk menumpang salat di Masjid Al-Muntaha, di Mapolres Muba.

Namun saat dimintai identitas, pelaku Arison langsung memarkirkan kendaraan di sebelah mobil dinas Unit Propam Mapolres Muba yang tengah terparkir di dekat pos penjagaan, dan tidak kunjung keluar dari mobil.

Merasa curiga, petugas pun mendatangi pelaku guna mengetahui tujuan kedatangan yang sebenarnya.

Saat ditanya oleh petugas pelaku mengatakan ingin bertemu Kapolres dan dijawab oleh petugas jika Kapolres sedang tidak ada ditempat. Oleh petugas itu, pelaku diarahkan kembali ke Pos Penjagaan.

Tak lama berselang, pelaku menanyakan seseorang kepada petugas tadi dan dijawab kembali yang bersangkutan juga tidak ada.

Secara tiba-tiba pelaku turun dari mobil dan mengajak petugas bernama Brigadir Marwan Hidayatullah itu bersalaman.

Saat itu pula pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis badik dari balik pinggangnya. Melihat bahaya mengancam, Brigadir Marwan langsung berusaha merebut senjata tajam milik pelaku.

Namun upaya tersebut gagal, dan hunusan senjata tajam milik pelaku berhasil mengenai jari tangan Brigadir Marwan, hingga mengalami luka robek. Melihat kejadian tersebut, puluhan petugas jaga yang bertugas di Pos Penjagaan Mapolres Muba langsung mendekati keduanya dan berhasil mengamankan pelaku.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kabag Ops Kompol Erwin S Manik kepada awak media membenarkan peristiwa tersebut.

“Saat ini, kami belum mengetahui motif pelaku melakukan penyerangan terhadap petugas. Hal ini dikarenakan, dalam pemeriksaan pelaku belum bisa dimintai keterangan karena sering berbicara ngawur,” ungkap Kabag Ops.

Masih kata Kabag OPS, pelaku sering berontak dan tidak sadarkan diri. “Pelaku sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani tes kejiwaan dan kini kami amankan satu unit mobil, sebilah badik dan identitas diri pelaku,” tutup Kabag Ops.
(wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.