Banner Pemprov Agustus

Berikut Tanaman Hias Gantung untuk Dekorasi Rumah

JAKARTA, koranindonesia.id – Tanaman hias gantung bisa menjadi opsi untuk membuat visual rumah menjadi lebih cantik bahkan terlihat asri. Selain fungsinya untuk mendekorasi rumah, kehadiran tanaman jenis ini juga berguna untuk meningkatkan kualitas udara di sekitar hunian.

Hal tersebut dikarenakan proses fotosintesis tanaman hias yang menyerap udara kotor seperti karbon dioksida dan menggantikannya dengan oksigen.

Berikut 10 tanaman hias gantung untuk mempercantik tampilan rumah sekaligus membuat udara sekitar menjadi lebih segar, yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Syngonium (Arrowhead plant)

56=
Syngonium atau disebut juga Arrowhead adalah tanaman hias gantung untuk mempercantik tampilan rumah sekaligus membuat udara sekitar menjadi lebih segar

Syngonium berasal dari Meksiko, Guatemala, Kosta Rika, Brasil, dan Bolivia. Di lingkungan alaminya yakni hutan hujan tropis, Syngonium bisa tumbuh merambat mencapai 15 meter.

Lantaran bentuk daunnya yang unik seperti mata tombak membuatnya jadi salah satu favorit tanaman hias gantung maupun ditanam di pot.

Tergantung pada spesies dan varietasnya, Syngonium ada yang berwarna hijau gelap, kuning, atau putih.

2. Tanaman udara (Tillandisa)

bn56=Tanaman udara atau tillandsia merupakan tanaman epifit yang cara hidupnya menempel atau bergantung pada tangkai, batang, juga ranting-ranting tanaman lain yang lebih tinggi.

Namun ia tidak menjadi parasit untuk tanaman yang ditempelinya, melainkan cuma numpang hidup saja.

Tanaman yang masih satu keluarga dengan nanas-nanasan ini dapat tetap hidup dengan mengandalkan bulu-bulu halus yang menjalar di sekujur tubuhnya.

Bulu-bulu halus berbentuk duri-duri nyaris tak tampak itulah yang digunakan untuk menyerap uap air dan menangkap nutrisi dan unsur hara yang dilepas oleh debu di udara.

Karena kemampuan hidupnya yang unik, maka biasanya tanaman ini ditanam dengan menggantungnya pada tali, digantung di kawat, dan direkatkan pada sepotong kayu atau bebatuan.

Atau seperti yang sedang musim, tanaman udara diletakkan begitu saja di atas wadah-wadah kaca berbentuk lucu seperti terrarium.

3. Hoya Carnosa

Hoya Carnosa memiliki daun berwarna hijau, halus, dan tebal yang dapat tumbuh sampai delapan sentimeter.Salah satu spesies dari kingdom Hoya asli tersebar di beberapa negara seperti India, Burma, dan China. Bunganya disebut-sebut bisa beraroma seperti cokelat pada malam hari.

Menaruhnya di media tanam pot gantung menjadikan tanaman ini semakin tampak cantik.

Bunga-bunga akan selalu menghadap cahaya yang lebih terang. Jangan mengubah posisi tanaman ketika bunga sedang kuncup karena bisa membatalkan proses mekarnya.

4. Baby’s Tears (Soleirolia soleirolii)

56=

Baby tears merupakan jenis yang masuk dalam Hemianthus micranthemoides, sama dengan jenis seperti cuba dan monte. Tanaman yang berasal dari Amerika Utara ini berwarna hijau muda yang cerah.

Tanaman baby’s tears cenderung tumbuh ke atas, kemudian lama-kelamaan baby’s tears akan terlihat seperti gerombolan daun yang melingkar.

Agar tanaman ini semakin rimbun dan lebat, pemilik perlu rajin melakukan pemangkasan pemotongan pada cabang-cabangnya sehingga tampak rapi.

5. Petunia

 

Yang membuat unik, warna bunga yang dihasilkan pun beragam, seperti merah, putih, kuning pucat, biru, dan ungu tua.Petunia adalah suatu genus tumbuhan berbunga dari famili Solanaceae. Bunganya berbentuk seperti terompet. Tanaman gantung berbunga asal Amerika Selatan ini dapat tumbuh antara 16-30 sentimeter.

Cabang-cabang bunga ini sangat lemah, sehingga pertumbuhannya menjuntai ke bawah. Tangkai daunnya juga pendek, panjangnya kira-kira berkisar 5-10 cm dengan lebar 4-6 cm.

Alangkah baiknya diletakkan di luar rumah sebab tanaman ini akan tumbuh dengan baik bila mendapat sinar matahari yang cukup.

6. Paku Tanduk Rusa (Staghorn Fern)

Tanaman paku tanduk rusa adalah tumbuhan epifit yang sebagian besar tumbuh di daerah tropis basah yang lembab.

Tanaman yang berasal dari genus Platycerium ini memiliki bentuk yang sangat eksotis. Bukan karena dari bentuk daunnya yang unik saja, melainkan juga ukurannya yang bisa melebihi manusia dewasa.

Paku Tanduk Rusa umumnya tumbuh pada cabang-cabang pohon besar dengan kondisi ternaungi hingga 60 persen dari cahaya matahari.

7. Lili Paris

Tanaman yang bisa tumbuh sekitar 60 sentimeter ini memiliki akar berdaging dan berduri dengan panjang sekitar 5-10 sentimeter.

Lili Paris atau tanaman laba-laba ini dapat tumbuh dengan cepat dan mudah beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan.

Seperti di tempat yang panas, sejuk, terkena sinar matahari langsung, maupun di bawah naungan. Sementara, tanah yang paling ideal untuk tumbuh berjenis tanah liat.

Lili Paris menjadi salah satu tanaman hias gantung minimalis sebab tidak begitu besar dan bisa tumbuh dengan pot berukuran kecil hingga sedang.

8. Daun English Ivy (Hedera Helix)

56=

English Ivy atau Hedera Helix cocok sebagai tanaman hias gantung indoormaupun outdoor. Ia dapat beradaptasi dengan baik dengan berbagai kondisi ruangan.

Tak cuma bentuknya yang cantik, kemampuannya menetralkan racun pada udara, seperti benzena, karbon monoksida, dan banyak lainnya. Ini membuat Ivy bakal sangat berguna sebagai tanaman hias yang digantung sekitar jendela Anda.

Kendari demikian, jangan sampai tanaman ini tertelan manusia maupun hewan peliharaan Anda karena beracun. Zat kimia dalam getahnya juga dapat menyebabkan dermatitis parah, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

Untuk tampilan tanaman yang lebih berisi, Anda bisa membiarkan daunnya menjuntai dari pot gantung.

9. Tanaman Ekor Keledai (Burro’s Tail)

Tanaman ini juga lebih menyukai terkena banyak sinar matahari. Namun bagi pemula, menanam Burro’s tail bisa agak mengkhawatirkan. Memberinya terlalu banyak air akan membuat daun-daunnya cepat membusuk.Burro’s Tail atau Horse Tail (ekor keledai atau ekor kuda) adalah tanaman jenis sukulen yang tumbuh panjang menjuntai. Si ekor keledai ini punya daun tebal berdaging sehingga kuat meski hidup tanpa air.

Tapi, tanaman hias gantung outdoor ini termasuk tanaman yang mudah tumbuh asalkan cukup terkena sinar matahari dan tanah yang kering seimbang.

10. Sukulen Tasbih (Senecio rowleyanus)

56=

Masih dari jenis sukulen, Senecio Rowleyanus atau yang juga dikenal dengan nama sukulen tasbih ini di habitat aslinya tumbuh merambat di atas tanah.

Sukulen tasbih menyukai tempat yang teduh, dinaungi benda atau tanaman lain yang lebih tinggi. Ia juga biasa ditanam di pot gantung atau difungsikan sebagai tanaman hias merambat yang diletakkan di dalam rumah.

Tanaman hias gantung asal Afrika Selatan ini terbilang populer karena cara tumbuhnya yang unik dan penampilannya yang tidak lazim.

Namanya diambil dari tampilannya yang bulat-bulat tersambung bak tasbih. Kalau diperhatikan saksama, di daunnya tampak seperti ada celah kecil di tengah yang berfungsi untuk berfotosintesis.

(MT) 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.