Banner sumsel

Berharap Pemilu 2019 Jadi Momentum Kebangkitan Sepakbola Tanah Air

PALEMBANG, koranindonesia.id – Penggawa Sriwijaya FC berharap, melalui Pemilu Serentak 2019, dapat menjadi momentum bagi kebangkitan sepakbola di tanah air. Seperti yang diungkapkan Hapit Ibrahim, meski cukup membingungkan karena harus mencoblos lima kertas yang berbeda. Gelandang asal Palembang ini tetap bersemangat dalam memberikan suaranya.

“Tahun ini memang agak berbeda, mungkin karena ada lima kertas suara yang harus dicoblos. Jadi tadi sempat agak bingung juga, namun tentu sebagai warga negara yang baik kita tetap harus memilih. Semoga siapapun yang nanti terpilih bisa lebih memperhatikan sekaligus membawa sepakbola Indonesia lebih baik lagi,” ungkapnya, saat dihubungi Rabu (17/4/2019) siang.

Senada diucapkan Rizsky Dwi Ramadhana. Karena itu, meski harus menunggu hampir lebih dari 1,5 jam, dia tetap setia menanti demi untuk memberikan suaranya pada pemilu kali ini.

“Memang yang mengantri cukup banyak, antusias warga disini juga sangat tinggi. Saya sendiri ini untuk kedua kalinya memilih untuk Pilpres, tadi saat di bilik suara sempat bingung saat memilih untuk perwakilan DPR/DPRD, harus teliti dan tidak terburu-buru agar tidak salah pilih,” jelasnya.

Manajemen SFC sendiri pada momentum Pemilu Serentak 2019 ini, sengaja memberikan libur, agar para pemain atau pelatih dapat mengikuti proses pemungutan suara.

Kesempatan ini tentu saja, tidak disia-siakan oleh sejumlah pemain untuk pulang seperti Airlangga Sucipto, maupun Bruno Casimir yang untuk pertama kalinya menjalani pemilu di Tangerang pascadinaturalisai sebagai WNI. Begitu pula dengan pelatih kepala SFC Kas Hartadi yang sengaja mudik ke Solo, guna menyalurkan hak politiknya.
(frd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.