Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Berdalih Tak Sampai Mati, Penyiksa Kucing Felix Minta Maaf

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Usai viral menyiksa kucing, pelaku penyiksa kucing, Felix Yanaputra, akhirnya menyesal dan meminta maaf. Dia berdalih, kucing yang disiksanya tidak sampai mati.
“Saya mau menyampaikan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas viralnya video penyiksaan kucing yang baru-baru ini viral,” kata Felix, melalui akun Instagram @robina.bsd, Selasa (23/3).

Tampak dalam video yang diunggah itu, Felix diapit oleh sejumlah orang pria berseragam polisi dan TNI. Sejak pertama diunggah beberapa jam lalu, video ini sudah ditonton 20.567 dan dikomentari sebanyak 2.123 komentar.
“Jadi kejadian tersebut, terjadi pada hari Selasa 9 Maret 2021, di mana saya berusaha memindahkan kucing dari dalam sekolah ke luar. Di mana dalam prosesnya kucing berontak menyerang saya, dengan menggigit dan mencakar kedua tangan saya. Spontan saya menjadi marah,” ujar Felix.

Akibat gigitan dan cakaran kucing itu, pria berambut tipis dengan baju berkerah warna ungu ini mengaku tangannya berdarah-darah dan harus mendapatkan empat jahitan.

“Saya reflek dan menahan kucing tersebut dengan kaki saya, untuk memisahkan gigitan dari tangan saya. Tangan saya mendapat perawatan di rumah sakit empat jahitan. Namun, kucing tersebut tidak mati, kucing masih berkeliaran. Apa yang terjadi, saya lakukan dalam keadaan syok,” tambahnya.

Setelah permohonan maaf Felix, tampak pria yang memakai kemeja hitam lengan panjang tergulung ikut memberikan keterangan. Rupanya, pria itu merupakan sekuriti yang terlibat debat dengan Felix dalam video yang viral tersebut.
“Nama saya Mulyadi Mukhtar, jabatan Koordinator dan Kepala Sekuriti yang viral di video. Pada saat itu berdebat dengan Pak Felix Yanaputra, apa yang dikatakan Pak Felix, bahwa kucing itu masih hidup benar adanya. Sampai detik ini kucing tersebut masih berkeliaran di area sekolah,” jelasnya.

Permohonan maaf ini, kendati disampaikan secara terbuka melalui video, namun tidak serta merta membuat warganet dan pecinta hewan memaklumi. Seperti yang diungkapkan oleh Nathasatwanusantara. Menurutnya, persoalan penganiayaan hewan tidak bisa diselesaikan dengan maaf. (ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.