Bhintan Shalawat

Berbekal Tulisan di Dinding Pondok, Polisi Ringkus Begal Sadis Ini

LAHAT, koranindonesia.id – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lahat berhasil meringkus satu pelaku begal kejam, yang menewaskan Suryanto (60). Pengakuan pelaku nekat melakukan kejahatan tersebut, karena direweli sang istri yang meminta uang.

Adalah, Efriansyah (31) alias Popai yang tega membegal kakek uzur itu dan merampas satu unit sepeda motor Honda Revo BG 2143 DB, yang dikendarai korban ketika melintas di Desa Sukamakmur, SP3 Palembaja, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), beberapa waktu lalu. “Istri aku butuh duit tanggal 20 ini (20 April 2019). Aku katek duet jadi aku nodong,” ujar Popai sambil meringis kesakitan akibat dihadiahi timah panas oleh polisi, saat konferensi pers, di halaman Mapolres Lahat, Senin (15/4/2019).

Popai ditangkap, saat tengah duduk santai di kediamannya, di Desa Muara Payang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, pada Senin (15/4) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, dan langsung dibawa ke Mapolsek Kikim Timur untuk dilakukan interogasi. Dan diakui tersangka, bahwa dirinyalah yang telah melakukan pembegalan di lokasi tersebut. “Pelaku tidak sendirian, tapi dibantu rekannya Didi yang kini DPO. Didi juga membawa barang bukti,” kata Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap.

Tertangkapnya Popai, pria yang memiliki tiga istri ini, setelah polisi menemukan tulisan dan nomor ponsel pada dinding kayu di sebuah pondok, tak jauh dari lokasi tempat pelaku diduga menunggu korban. Benar saja, setelah polisi menelusuri nomor tersebut, ternyata merupakan milik anak tiri pelaku. “Rencananya pelaku ini hendak mengorbankan anak tirinya tersebut. Karena disana ada tulisan, ‘kak maaf aku lapar aku nebang niuh (kelapa)’,” beber Wakapolres Lahat Kompol Budi Santoso didampingi Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Darma.

Berbekal informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Dari pengakuan pelaku juga, aksinya tersebut telah direncanakannya terlebih dahulu. Korban menurut tersangka saat itu dipukul dibagian muka menggunakan sebilah kayu, hingga mengenai kelopak matanya. “Identitas pelaku lainnya sudah kita kantongi. Anggota telah disebar, kita akan kejar kemanapun larinya,” tegas Budi.

(sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.