Banner sumsel

Beraksi di 11 TKP, Duo Perampas Sepeda Motor Ini Didor Polisi

SOLO, koranindonesia.id – Dua tersangka kasus perampasan sepeda motor, Refangga alias Angga (27) dan Deni Sugiyanto alias Ebong (31) berhasil dibekuk Polisi. Lantaran melawan dan berupaya kabur, keduanya terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kaki masing-masing.

Kapolsek Jebres, Kompol Juliana mengatakan, dalam menjalankan kejahatan keduanya mengaku sebagai anggota Satnarkoba Polrestabes Semarang. Untuk lebih meyakinkan, mereka juga membekali diri dengan pistol mainan . Setelah korban ketakutan, lalu dibawa ke suatu tempat yang sepi dan akhirnya dirampas motor beserta surat kendaraan.

“Aksi kedua tersangka ini sempat viral di sosmed. Setelah itu kami cari, kami telusuri hingga akhirnya berhasil dibekuk di Kawasan Situbondo, Jawa Timur. Keduanya hendak kabur ke Bali setelah beroperasi di wilayah Solo,” terang Juliana, Senin (13/5/2019) siang.

Dari hasil penyidikan yang dilakukan, Juliana mengaku, bahwa kedua pelaku tersebut telah beraksi sebanyak 11 kali di wilayah Solo Raya. Modus yang digunakan juga selalu sama yakni mengaku polisi, membawa pistol mainan dan menakuti korban.

Sementara itu, dari pengakuan Refangga, dirinya nekat melakukan aksi kejahatan lantaran kepepet kebutuhan ekonomi. Pria yang sebelumnya berprofesi sebagai sopir taksi online itu mengajak rekannya Ebong untuk mendapatkan uang secara instan. “Satu motor dijual antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tergantung jenis motornya,” ungkap Angga.

Dari tangan keduanya, polisi menyita empat unit kendaraan bermotor. Dua sepeda motor digunakan sebagai sarana, sedangkan sisanya merupakan hasil kejahatan dari merampas motor milik orang lain. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan ancaman.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.