Banner sumsel

Belum Lama Rampung, Bangunan Bronjong di Desa Kedondong Sudah Ambruk

BATURAJA, koranindonesia.id – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan sekitarnya tadi malam membuat bangunan bronjong di Desa Kedondong, Kecamatan Peninjauan, OKU, ambruk hingga ke dasar sungai.

Padahal diketahui bangunan  itu belum lama rampung dibanun, atau baru seumur jagung.

Diduga bangunan yang dikerjakan CV Alam Lestari menggunakan dana APBD OKU 2018 senilai Rp489.974.000 itu, tak kuat menahan arus air hujan yang terjadi pada Rabu (31/10) malam lalu.

Akibatnya bronjong yang dimaksudkan guna menahan longsornya tanah, akibat aliran Sungai Ogan itu ikut longsor ke dalam air.

Warga setempat mengaku sangat kecewa dan mempertanyakan kekuatan bronjong yang menelan dana tidak sedikit itu.

“Baru seumur jagung pak, genapkanlah satu bulan, ini sudah ambruk, gimana itu coba?” tutur Pir warga Kedondong, Kamis (1/11/2018).

Menurut warga, kejadian ambruknya bronjong terjadi saat hujan yang melanda kawasan itu pada malam harinya.

Warga menduga pengerjaan bronjong itu dilakukan asal-asalan.  Sebab, baru kena hujan sedikit bronjong itu sudah ambruk.  Hal ini tentu sangat disayangkan warga.

Pasalnya,  jika bangunan bronjong itu habis dan tidak segera diperbaiki maka tetap akan mengancam pemukiman warga dan jalan umum.

Warga menilai,  seharusnya pemborong yang melaksankan pengerjaan bronjong itu tidak asal-asalan bekerja.

“Harusnya ditalud pakai paku bumi.  Ini hanya pakai bronjong asal-asalan pula, ” timpal Meng, warga lainya.

Warga juga sebelumnya sempat kecewa terhadap sikap pemborong yang tak mentaati aturan. Dimana saat pengerjaan tidak dipasang papan proyek. “Papannya dipasang sudah selesai pengerjaan,” beber mereka.

Warga berharap, perbaikian bronjong tersebut segera dilakukan, jika tidak maka akan terjadi longsor apalagi sudah masuk musim penghujan. “Jika tidak maka akan habis tanah ini,” tukasnya.

(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.