Belajar Politik Mahasiswa Fisip UIN Ke KPU Palembang

PALEMBANG,Koranindonesia.id-Untuk menambah wawasan dalam ilmu politik sejumlah mahasiswa jurusan Ilmu Politik (ILPOL) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Raden Fatah Palembang melakukan kunjungan ke Komisi Pemilihan Umum Palembang, Jum’at (20/04/2018).

Kunjungan yang bertema “Menguatkan Partisipasi Dalam Pemilu Kepala Daerah Serentak 2018 “ diikuti sekitar 32 Mahasiswa semester awal  jurasan Ilpol di gedung Media Center KPU kota Palembang di pandu langsung oleh dosen pengampuh mata kuliah  Vita Justisia, SH.,MH.,MK dan diterima oleh Abdul Karim Nasution,M.Hum dari Divisi Parmas dan SDM komisioner KPU kota Palembang.

Menurut Vita kegiatan ini selain bertujuan untuk mendukung materi kuliah Sistem Politik Indonesia juga merupakan Program tahunan Fakultas Fisip semester awal khususnya jurusan Ilmu Politik.

“Kita juga berharap pengetahuan  dan partisipasi mahasiswa terhadap Pilkada yang kebetulan dilaksanakan pada tahun ini juga meningkat “,kata Vita

Sementara itu, Abdul Karim Nasution mengapresiasi kegiatan ini karena kegiatan ini sudah sering dilakukan dan berdampak baik. Kegiatan ini juga bukan hanya dilakukan oleh mahasiswa tetapi untuk umum dimana KPU membuka jadwal setiap hari jum’at.

Di sela-sela menyampaikan materi, Abdul Karim menghimbau kepada seluruh mahasiswa untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar menggunakan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS)  masing-masing.

“Saya menghimbau kepada seluruh mahasiswa berperan aktif untuk mengingatkan masyarakat agar menggunakan hak pilihnya di TPS masing-masing,” himbaunya.

Muhammad Riki Mardiansyah mahasiswa Ilpol UIN mengaku kegiatan ini sangat  bermanfaat bagi dirinya yang mendalami ilmu politik, karena dengan kegiatan ini ia dan mahasiswa tahu apa saja kegiatan yang dilakukan oleh lembaga seperti KPU

“Selain menambah pengalaman, pengetahuan, juga menghilangkan rasa jenuh karena selama ini belajar hanya di kampus saja”, katanya. (ard/fir)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.