Begini Tanggapan BPN Terkait Temuan Ribuan Formulir C1

JAKARTA, koranindonesia.id – Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengaku curiga terhadap penemuan dua kotak berisi ribuan formulir C1 palsu di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019) kemarin.

Pasalnya, penemuan kotak tersebut menurutnya, terjadi saat pihak kepolisian melakukan operasi lalu lintas. Dan, baru dipublikasi setelah dua hari. “Jadi kami masih mempertanyakan dari mana itu kotak-kotak bisa sampai di Jakarta. Bisa dibilang palsu itu,” kata Andre di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Meski begitu, Andre enggan berkomentar lebih jauh apakah BPN akan membawa kasus temuan ini ke pihak kepolisian atau tidak. “Kita tunggu proses investigasi dari Bawaslu,” ujarnya.

Sebelumnya, CEO Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mohamad Taufik membantah, dirinya berada di balik temuan dua dus formulir C1 di dalam mobil bermerek Sigra yang disebut menguntungkan capres 02 Prabowo-Sandiaga.

Taufik menyebut temuan C1 itu fitnah terhadap kubu Prabowo-Sandi. Kata Taufik, Seknas yang dia pimpin, tak pernah sama sekali mengumpulkan C1 dari daerah untuk dikirimkan ke pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN).

“Itu bohong, fitnah. Berita itu sama sekali tidak betul, Seknas tidak pernah mengumpulkan C1, juga tidak pernah mengirimkan C1 ke BPN,” kata Taufik di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5), kemarin.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.