Begal Sadis Beraksi di OKU,  Nyaris Hilangkan Nyawa Korbannya

BATURAJA, koranindonesia.id – Nasib malang dialami Dedi Sukindra (17) warga RT01/RW05 Kalangan Rebo Desa Kemilau Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pasalnya, niat hati ingin gunting rambut dan jalan-jalan ke Taman Kota (Tamkot) Baturaja bersama teman sekampungnya Jaka Jumairi (14), anak baru gede (ABG) yang baru putus sekolah itu justru jadi korban begal dan nyaris kehilangan nyawanya.
Peristiwa tragis itu sendiri dialami Dedi di Jalan Syekh Kaliudin Dusun 4 Desa Kemilau Baru Kemiling, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU persisnya di depan Kurnia AC, Kamis (9/5) sekitar pukul 18.20 WIB.
“Saat itu kami baru sudah motong rambut. Lalu mau ke tamkot. Tetapi magrib. Laju berhenti di tengah jalan karena korban mau membuka handphonenya. Tiba-tiba datang dua pria tak dikenal menggunakan helm tertutup menghampiri kami,” ungkap Jaka saat dibincangi di lokasi kejadian.
Tanpa basa-basi ungkap Jaka, para pelaku langsung menyuruh kedua korban untuk mengangkat tangannya dan minta agar menyerahkan sepeda motor Honda Bead warna merah nopol B 3200 NYI yang sedang dibawa korban.
“Angkat tangan kalian. Serahkan motor. Pelaku berteriak sambil mengacungan senjata api dengan laras sepanjang sekilan tangan orang dewasa ke arah kami,” kata Jaka.
Mendengar ancaman itu lanjut Jaka, korban Dedi yang ketakutan spontan menekan gas sepeda motornya. “Motor kami langsung jumpling (angkat ban depan .red) gara-gara ngegasnya mendadak,” bebernya.
Karena mendadak, korban Dedi kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh dari motornya. “Aku jugo melok nyampak waktu itu. Nah, habis itu pelaku yang duduk di belakang langsung mendekati kami. Karena takut motornya dirampas, Dedi secepat kilat membuang kunci kontak kendaraannya ke arah semak-semak,” ungkapnya.
Melihat korban melawan kata Jaka, pelaku yang mendekati Dedi langsung menembak betis kiri korban sebanyak satu kali. Belum puas sampai disitu, pelaku yang satu lagi secepat kilat mengeluarkan pisau dan menikam korban sebanyak satu kali sehingga mengenai lengan kirinya.
“Aku ado disitula pak. Cuma biso pasrah bae. Dak tahu nak bebuat apo. Pokoknyo takut nian aku. Gara-gara aku melongok bae laju idak dilukoi para pelaku,” kenangnya.
Kedua pelaku sendiri beraksi menggunakan sepeda motor Vixion warna hitam, namun saksi tidak ingat nomor polisi kendaraan tersebut. “Jingok korban bersimbah darah, para pelaku langsung kabur. Lalu oleh warga sekitar korban langsung dibawa ke RSUD Ibnu Soetowo Baturaja,” katanya.
Sementara pantauan di lokasi kejadian sekitar pukul 22.00 WIB, tampak Kasatreskrim, AKP Alex Andrian bersama anggota sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain mengumpulkan keterangan saksi kunci, korban, warga sekitar, polisi juga melakukan pengecekan beberapa kamera CCTV milik sejumlah toko yang lokasinya persis di depan TKP. “Doakan saja rekan-rekan pelaku cepat kita tangkap,” kata Kasatreskrim singkat.(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.