Beda Dapil Agus Riansyah Gantikan Hudson

LAHAT, koranindonesia.id – Rapat paripurna istimewa pengambilan sumpah janji Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Lahat, masa jabatan 2014-2019 atas nama Agus Riansyah menggantikan Hudson Arpan tetap digelar, Jumat (1/2/2019).

Paripurna istimewa sendiri dihadiri langsung Bupati Lahat Cik Ujang. Dalam pidato sambutannya, Cik Ujang meminta kepada anggota yang baru dilantik untuk berkontribusi dalam membangun kemitraan bersama pemerintah daerah. Ditambahkan Cik Ujang, sebagai dimaklumi bersama bahwa DPRD Lahat, merupakan lembaga perwakilan rakyat dan berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, yang memiliki fungsi legislasi anggaran dan pengawasan.

“Kepada khususnya, saudara Agus Riansyah yang sekarang ini telah menjadi anggota DPRD Kabupaten Lahat, kami mengharapkan kontribusinya dalam membangun kemitraan tersebut kedepan, baik itu melalui sumbangan pemikiran, kritik maupun saran, sehingga hubungan eksekutif dan legislatif semakin baik, harmonis sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pinta Cik Ujang.

Dilanjutkannya, bahwa kemitraan yang dibangun senantiasa dilandasi dengan keinginan bersama, untuk mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lahat, yang dicintai ini. “Dengan kerjasama dan hubungan yang baik, mari bersama-sama kita bangun Lahat, demi kemajuan Lahat ke depan,” ajaknya.

Sebelumnya, ratusan warga yang mengatasnamakan warga Kecamatan Merapi Area, Senin (28/1) lalu, mendatangi Kantor DPRD Lahat.  Warga protes terkait PAW anggota DPRD Lahat, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pasalnya, Agusriansyah yang tidak terdaftar masuk dalam calon asal dapil II (Merapi Area), melainkan calon dari dapil I (Kota Lahat), ketika Pilkada 2014 lalu. Sedangkan, nama-nama calon dibawah Hudson Arpan, meliputi Lukman, Helpeni Reza, HM Suparman, dan Kaita Sauputri.

Dicoret haknya untuk melakukan PAW, menggantikan Hudson Arpan. Massa meminta Ketua DPRD Lahat, agar tidak melakukan musyawarah PAW. Persoalan ini sebenarnya sudah berlangsung sekitar dua tahun ini, setelah adanya surat keputusan Gubernur Sumsel No. 38/KPTS/I/2019. Tentang pemberhentian Hudson Arpan MS, dan peresmian pengangkatan Agusriansyah, sebagai anggota DPRD Lahat.

“Kami menolak keras proses PAW ini. Agusriansyah itu bukan wakil hasil aspirasi kami. SK Gubernur Sumsel ini jelas bertentangan dengan UU No 23/2014, tentang pemerintahan daerah. Sesuai pasal 197 (2), pasal 198, dan Junto 113,” kata Taufik, koordinator masa dalam orasinya.

Dilanjutkan Taufik, UU No 23/2014, pasal 197 ayat (1) telah menyatakan, bahwa anggota DPRD kabupaten/kota yang berganti antar waktu, digantikan caleg sesuai dapil yang memperoleh suara terbanyak urutan kedua. Masa pun menuding, dicoretnya nama caleg dari dapil 2, sudah mencoreng demokrasi.

(sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.