Banner sumsel

Baznas Sumsel Tetapkan Standar Zakat 2,5 Kg Beras atau Uang Rp 25.000

PALEMBANG, koranindonesia.id– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah menentukan standar zakat fitrah yang wajib dibayarkan oleh umat muslim yang mampu.

Ketua Baznas Provinsi Sumsel Najib Haitami mengatakan, berdasarkan rapat dan keputusan para tokoh agama, zakat fitrah dibayarkan minimal beras 2,5 Kilogram (Kg) atau uang Rp25.000, sesuai dengan beras yang dikonsumsi setiap hari.

“Ini jumlah minimalnya, kalau ada yang mampu lebih dari ini Alhamdulillah, karena ini artinya memberi rezeki  pada fakir miskin dan orang yang benar-benar berhak,” katanya, Selasa (14/5/2019).

Membayar zakat fitrah sesuai dengan pasal 31 Peraturan Kementerian Agama nomor 52 tahun 2014, bahwa membayar zakat mulai dari awal ramadhan hingga sebelum khotib naik mimbar pada shalat Idul Fitri.

“Bayarlah zakat fitrah di Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi atau di Baznas atau di Unit Penerimaan Zakat (UPZ) di masjid-masjid,” katanya.

Zakat ini nantinya akan diberikan kepada delapan asnaf atau orang berhak menerima zakat. Yakni fakir dan miskin, miskin, Amil (pengurus zakat), Muallaf (orang-orang yang dibujuk hatinya), Riqab (hamba sahaya), Gharimin (orang-orang yang memiliki hutang), Fi sabilillah dan Ibnu sabil.

Sementara untuk aturan membayar Fidyah ini untuk orang sakit tidak ada harapan sembuh dan org tua yang sudah uzur. Sedangkan ibu hamil dan menyusui membayar Fidyah dan Qodo’ puasa di tahun berikutnya sebelum datang ramadhan.

“Orang sakit dan tua kan tidak bisa puasa jadi hayar Fidyah, sedangkan menyusui dan hamil harus Qodo’ atau bayar puasa sesuai jumlah puasa yang ditinggalkan. Ketentuan membayar Fidyah yaitu memberi makan kepada fakir miskin 3 kali sehari selama sebanyak puasa yang ditinggalkan juga,” jelasnya. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.