Bayar Rapel Kenaikan Gaji 5% PNS, Pemkot Palembang Habiskan Total Dana Rp8,42 M

PALEMBANG, koranindonesia.id – Kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 5% yang berlaku mulai Januari 2019 baru dibayarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sejak 2 Mei. Rapel sejak Januari hingga April ini, Pemkot Palembang harus membayarkan dana sebesar Rp8,42 miliar bagi 11.466 PNS di lingkungan Pemkot Palembang.

Kenaikan gaji itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15/ 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7/1977 tentang Peraturan Gaji PNS.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang Hoyin Rizmu, melalui Kasubdit Akutansi dan Administrasi Belanja Pegawai BPKAD Kota Palembang, Nurmala Dewi mengatakan, dari 50 OPD di lingkungan Pemkot Palembang, pihaknya tinggal menyelesaikan 11 OPD lagi.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran kenaikan gaji 5% itu terjadi lantaran aturan tersebut baru tetapi bukan tidak berlaku, hanya saja pembayarannya yang tidak sekaligus di bulan yang sama. “Jadi kita rapel dari Januari sampai April total Rp8,42 miliar. Setiap PNS dapatnya tidak sama, sesuai besaran gaji pokok, paling tinggi per bulan kenaikannya sekutar Rp800.000,” jelasnya.

Ia mengatakan, masih ada OPD yang belum dibayarkan rapel gaji empat bulan ini karena menunggu setelah OPD tersebut menyerahkan Surat Perintah Membayar (SPM). “Kemudian, setelah itu, sekitar waktu tiga hari kami mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), setelah surat itu kami keluarkan maka uangnya langsung cair,” jelasnya.

Sementara itu, untuk gaji ke-14 atau THR untuk para PNS menurutnya, masih menunggu petunjuk teknisnya dari pusat. Setiap PNS mendapatkan THR sebanyak satu kali gaji pokok. “Setelah juknisnya ada baru pembayaran dilakukan, berita nasional memang di Mei ini, tapi kita lihat nanti,” jelasnya.
(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.