Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Bawaslu Temukan 373 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Jakarta,koranindonesia.id-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan 373 pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, dalam kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Data yang dirilis ini berdasarkan hasil pengawasan kampanye pada 10 hari keenam atau periode 15-24 November 2020 kemarin.

“Bawaslu menemukan pelanggaran prokes sebanyak 373 kasus,” kata anggota Bawaslu RI Mochammad Afifufddin, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/11/2020).

Menurut Afifuddin, apabila pelanggaran prokes tersebut langsung diberikan peringatan kepada para peserta yang melanggar.

Bahkan, Bawaslu juga memberlakukan penindakan bagi peserta yang mengabaikan peringatan tersebut.

“Bawaslu menerbitkan sebanyak 328 suratperingatan dan melakukan pembubaran terhadap 39 kegiatan. Pembubaran dilakukan oleh Bawaslu dan bekerja sama dengan Satpol PP maupun kepolisian,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelanggaran Prokes Covid-19 ini jauh lebih menurun dibandingkan periode sebelumnya.

“Pada periode 5 hingga 14 November 2020, Bawaslu menemukan 438 kegiatan kampanye yang melanggar prokes,” katanya.

Sebelumnya anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Fritz Edward Siregar mengatakan, politik identitas muncul dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Alat politik seperti etnis, suku, budaya, atau agama masih digunakan peserta pilkada untuk memenangkan pemilihan.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.