Banner sumsel

Bawaslu Beri Tiga Catatan Penting Pelaksanaan Debat Capres Kedua

JAKARTA, koranindonesia.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan evaluasi dan rekomendasi terkait pelaksanaan debat kedua pilpres.

Menurut Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja, evaluasi dan rekomendasi itu akan dituangkan dalam sebuah surat yang mencakup tiga poin.

Salah satu poinnya memuat soal serangan pribadi capres terhadap lawan saat debat.
Namun demikian, Bagja mengatakan, poin serangan pribadi itu hingga saat ini masih dalam pembahasan.

“Ada tiga poin yang nanti kita bahas, yaitu teknis, supporter yang terlalu ramai. Terakhir ya salah satunya itu (serangan pribadi), kan lagi dibahas,” terang Rahmat Subagja dalam acara Dialektika Demokrasi ‘Batasan Norma Dalam Debat Capres’ di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Menurut Bagja, aturan soal serangan pribadi tidak dimuat dalam peraturan perundang-undangan manapun. Aturan tersebut, dimuat dalam tata tertib debat.
Bagja menjelaskan, aturan soal serangan pribadi tertuang dalam aturan debat yang dibuat KPU bersama Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf maupun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Jika ada pihak yang melanggar aturan kesepakatan tersebut, maka sanksinya sebatas sanksi etik. “Jadi memang sanksinya apabila ada pelanggaran terhadap tata krama debat, aturan debat yang disepakati bersama, adalah sanksi etika ataupun norma antara TKN ataupun BPN,” tandasnya.
(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.