Bawa Benda Terlarang Saat Nongkrong, Pegawai Minimarket Terjaring Satpol PP

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Kebiasaan buruk Indra (20) keluar rumah membawa senjata tajam mengantarkan warga Desa Kebun Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin ini menginap di penjara.

Pegawai minimarket di kawasan Talang Kelapa ini terjaring razia Satpol PP saat sedang nongkrong di depan TVRI Jalan Balap Sepeda, pada Selasa (10/9) malam.

Pelaku diamankan setelah dilakukan penggeledahan, anggota Satpol PP menemukan sebilah pisau di pinggangnya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti digelandang ke Polresta Palembang.

Saat menjalani pemeriksaan di ruang Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, Indra mengaku dirinya sengaja membawa pisau tersebut untuk jaga diri.

“Saya bawa sajam itu cuma buat jaga diri, karena pulang kerjanya malam. Tapi saat sedang nongkrong depan TVRI semalam kena razia Satpol PP,” ujar Indra yang mengaku baru 1,5 tahun bekerja di Indomaret, Rabu (11/9).

Wakasat Reskrim Polresta Palembang AKP Ginanjar Aliya Sukmana melalui Kanit Pidum Iptu Ginting membenarkan pihaknya menerima serahan pelaku atas kasus kepemilikan senjata tajam dari Satpol PP tersebut.

“Ada seorang pemuda yang diserahkan Satpol PP setelah terjaring razia membawa sajam dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ginting.

Atas kejadian tersebut, Kanit menambahkan, tersangka akan dijerat Pasal 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.