Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Barang Bukti Ekstasi, Begini Kronologi Penangkapan Ridho Irama

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Polisi kembali menangkap pedangdut Ridho Rhoma atas kasus penyalahgunaan narkotika. Anak raja dangdut Rhoma Irama itu ditangkap di Kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (4/2), di salah satu apartemen, usai melakukan transaksi narkoba.

 

“Tanggal 4 Februari lalu memang telah mengamankan satu orang MR alias RR di salah satu apartemen di daerah Jakarta Selatan. Awalnya dari laporan masyarakat lalu kita kembangkan, kita profiling dan berhasil menangkap yang bersangkutan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/2/2021).

 

Tidak sendirian, dalam apartemen tersebut Ridho ditangkap bersama dua orang lainnya. Hal itu disampaikan juga oleh Yusri Yunus.

“Di dalam apartemen itu ada tiga orang,” jelas Yusri Yunus.

 

Setelah itu, polisi kemudian melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan tiga butir narkotika jenis ekstasi dalam saku celana Ridho Rhoma. Pelantun lagu Dawai Asmara itu ditangkap usai melakukan transaksi barang haram tersebut.

 

“Hasil pendalaman terhadap MR, dia mengakui memang yang bersangkutan membeli kepada seseorang (terduga bandar). Melalui pesanan, mereka pakai apartemen untuk (tempat) di ambil barangnya,” kata Yusri.

 

Tidak melalui oranglain, Yusri menuturkan bahwa Ridho Rhoma memesan sendiri narkoba tersebut kepada bandar berinisial M yang hingga saat ini masih dikejar oleh polisi.

 

“Dia transfer sendiri kepada pelakunya. Ini yang masih DPO inisialnya M,” tukas Yusri Yunus.

 

Setelah mengamankan pelaku dan juga barang bukti, polisi kemudian membawa Ridho dan kedua orang tersebut di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, guna pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya, Ridho positif narkoba, sementara dua orang lainnya negatif.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.