Banner sumsel

Banyak yang Tergerus, 29 Titik Taman Kota Diperbaiki

PALEMBANG, koranindonesia.Id-Gencarnya pembangunan menyebabkan tergerusnya titik taman didalam Kota Palembang. Untuk mengatasi hal itu, setidaknya ada 29 perbaikan dan pembuatan taman baru yang bakal dilakukan secara bertahap.

Kepala Dinas PRKP Erwani Madehi, didampingi Kabid Sarana dan Unitilitas, Asmuadi mengatakan, peremajaan taman kota akan dilakukan seiring dengan diperbaikinya taman di bawah Jembatan LRT yang saat ini belum diserahterimakan kepada Pemkot Palembang.

“Ada beberapa zona yang dipasang pot, kita harapkan ditanam bunga yang menarik. Selain itu kita akan remajakan dan bangun taman sekitar 29 tahun ini,” katanya, Kamis (29/2/2019).

Puluhan titik taman tersebut tersebar di seluruh penjuru kota. Seperti diantaranya pangkal Jembatan Musi 2, taman PDK Jalan Harus Sohar, Flyover Seberang Ulu 1, Jalan A Rozak, Jalan Soekano Hatta, median Jalan Noerdin Panji, taman Kebun Bunga, median Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, penataan pulau taman Simpang Way Hitam.

Dikatakannya, kerap kali taman dirusak bahkan dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Taman ini kerap dirusak seperti Taman Tugu Adipura dan taman di bawah Monpera. “Makanya kedepan kami akan melibatkan Sat Pol PP untuk memantau taman Kota Palembang,” katanya.

Dengan melibatkan Sat Pol PP tentu bisa meningkatkan keamanan di taman khususnya taman yang kerap digunakan oleh masyarakat. Selain itu, kemungkinan akan ditambah CCTV untuk memudahkan pantauan ke taman.

“Sekarang CCTV baru ada di Taman Monpera. Beberapa waktu lalu, kami melihat ada oknum yang merusak taman. Untuk pemasangan CCTV mungkin akan dilakukan bertahap,” jelasnya.

Dia menerangkan untuk perawatan taman yang paling banyak dilakukan yakni di Taman Kambang Iwak juga POM IX. Dimana taman ini kerap dimanfaatkan oleh masyarakat untuk jogging track. Ketika ada tanaman yang rusak, pihaknya akan segera melakukan perbaikan dan menyulam tanaman tersebut. (Iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.