Banner sumsel

Banyak Warga Belum Dapat C6, Sementara yang Sudah Meninggal Masih Diundang

PALEMBANG, koranindonesia.id – Hingga H -1 pencoblosan masih banyak masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk menentuan hak pilihnya pada Pemilu Serentak 2019 ini di Kota Palembang belum mendapatkan surat undangan memilih (C6), ironisnya di sejumlah wilayah, salah satunya di kawasan Kuto Batu, masih banyak pemilih yang sudah meninggal dunia, masih mendapatkan undangan untuk mencoblos besok, 17 April 2019.

“Sampai pagi ini kami sekeluarga belum dapat undangan C6. Biasanya, setiap pemilu maupun pilkada tahun lalu itu sudah diantarkan undangan C6 ini,” kata Aman, warga Kelurahan Kuto Batu, Palembang, Selasa (16/4/2019).

Uniknya, di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Lorong Jambu, Pasar Kuto,  Palembang, ada sekitar 15 warga yang telah meninggal dunia masih mendapatkan formulir C6 untuk memilih ke TPS. “Di Lorong Jambu Kuto wongnyo lah meninggal, masih nak dikasih C6. Kito yang masih hidup sampe sekarang belum dikasih C6. Bingung kito apo biso nyoblos apo idak,” imbuh Rusdi.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Kota Palembang Eftiyani menyatakan, akan memerintahkan petugasnya untuk mengecek ke lapangan. “Nanti dicek dulu,” kata Eftiyani.

Komisioner KPU Palembang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Yetty Oktarina menyayangkan warga yang dimaksud tidak segera melapor. “Artinya ada yang sudah meninggal masih terdatar di DPT, tapi keluarganya tidak melapor. Kalau keluarganya melapor, tentu runutannya di Dukcapil datanya akan dihilangkan. Sementara warga yang masih hidup tapi belum mendapatkan C6, kalau dia melapor atau datang ke TPS di atas pukul 12.00 maka akan bisa mencoblos masuk dalam DPK (Daftar Pemilih Khusus),” jelas Yetty.

Ditambahkan Yetty, pihaknys saat ini tengah mengawasi proses sortir kekurangan dan kelebihan surat suara di Gudang Aula Dekranasda Jakabaring. “Sekarang ini masih melakukan sortir. Ada kekurangan surat suara yang tidak banyak lagi. Di kelurahan paling satu yang kurang. Ada yang double. Mungkin ngerasa belum lantas dibuatnya lagi sehingga terpaksa kita bongkar lagi. Untuk distribusi tinggal 5 persen lagi. Yang belum itu surat suara untuk Pilpres ada beberapa. Begitu juga ada yang untuk DPRD Provinsi Dapil 2,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Kelly Mariana menjelaskan, bahwa sering terjadi kesalahpahaman pemaknaan yang diakibatkan kekeliruan dalam penyebutan formulir C6.

“Nanti sebelum pemungutan suara, Bapak Ibu akan didatangi oleh petugas KPPS, akan ada sehelai surat yang diberikan kepada semua pemilih, namanya surat pemberitahuan formulir C6,” ungkap Kelly.

Kelly menambahkan sering terjadi kesalahan di masyarakat yang menyebut formulir C6 dengan surat undangan. Kesalahan penyebutan tersebut menimbulkan keengganan di sebagian pemilih ketika di lapangan ditemui ada pemilih yang tidak mendapat formulir C6.

“C6 itu bukan undangan, tapi surat pemberitahuan. Jadi kalau ada penduduk kita yang menjadi pemilih, belum dapat surat pemberitahun, dia punya hak untuk memilih dan datang ke TPS. Apalagi yang sudah terdaftar DPT. Kalau yang belum dapat, bisa bawa KTP-el atau Surat Keterangan sudah perekaman,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kelly juga menjelaskan, bahwa formulir C6 digunakan sebagai salah satu sarana sosialisasi kepada para pemilih tentang adanya pelaksanaan pemilu. Kelly menilai tiga hari menjelang pelaksanaan pemilu ini adalah waktu yang ideal dan memungkinkan untuk menyebar informasi kepada seluruh pemilih tentang adanya pelaksaanaan pemilu.

Momen pemberian formulir C6 dari petugas kepada pemilih juga dapat dijadikan momen sosialisasi yang efektif, karena adanya interaksi dan dialog langsung antara petugas dan pemilih. Dengan berbagai langkah dan strategi yang dilakukan oleh KPU, Kelly memiliki keyakinan bahwa semua pemilih akan mengetahui tentang adanya pelaksanaan pemilu.

“Kalau soal warga yang belum dapat C6 itu karena formulirnya belum datang semua. Pengadaan ternyata kurang fotokopiannya. Kita lihatlah ini masih sehari dua hari. Warga yang belum dapat C6 bisa jemput bola menanyakan ke Ketua RT masing-masing,” pungkas Kelly.

(ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.