Banner sumsel

Bantu Teman sedang Emosi, Rian & Topik Ditangkap Polisi

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Ikut membantu melakukan penganiayaan terhadap korban Asep Sumitra (19), tersangka Rian Saputra (21) dan M Topik (19) dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Kemuning Palembang.

Kedua warga Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning ini dbekuk petugas karena diduga terlibat aksi pengeroyokan bersama Ahong (buron) hingga menyebabkan korban mengalami 21 luka bacok di sekujur tubuhnya.

Dari data diperoleh, peristiwa yang terjadi di Jalan Bening Sari, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, pada 10 Februari lalu itu berawal saat kedua tersangka diajak Ahong yang sedang emosi terhadap korban yang jalan bareng dengan kekasihnya.

Kemudian dengan membawa sebilah parang, Ahong mengajak Rian dan Topik mencari korban, lalu ketika melihat korban sedang santai di jembatan belakang RS Hermina tersebut, ketiga pelaku mendekati dengan berpura-pura minta rokok.

Lalu tanpa basa-basi, Ahong yang sudah menyimpan dendam langsung membacok korban. Akibat sabetan parang yang telah disiapkan pelaku tersebut, korban menderita 21 luka bacok, yakni di kepala, leher dan tangan. Karena korban berusaha melawan, tersangka Rian Saputra dan Topik ikut membantu mengeroyok korban.

“Saya dan Rian hanya memukul korban, yang membacok adalah Ahong,” ujar Topik saat diamankan di Polsek Kemuning Palembang, Minggu (7/7).

Setelah korban tak berdaya dengan tubuh berlumuran darah, ketiga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. “Kami tidak tahu dimana dia (Ahong), tapi kabarnya saat ini sudah tidak di Palembang lagi,” ucapnya.

Sementara itu Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing melalui Kanit Reskrim Iptu Arlan Hidayat mengatakan aksi pengeroyokan tersebut karena pelaku cemburu dengan korban yang diduga sudah merebut kekasihnya.

“Sebelum melakukan aksinya, pelaku Ahong sudah membawa parang, lalu mengajak tersangka Rian dan Topik yang saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu Arlan.

Atas perbuatan tersebut, dirinya melanjutkan, pelaku akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.