Banner sumsel

Bantai Perseru 4-0, SFC Masih Belum Aman

PALEMBANG, koranindonesia.id – Sriwijaya FC (SFC) dapat sedikit bernafas lega setelah berhasil meraih poin penuh, melalui kemenangan telak 4-0 atas Perseru Serui, dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018 pekan ke-28, Senin (29/10/2018) sore di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Empat gol kemenangan Laskar Wong Kito ke gawang Cendrawasih Jingga masing-masing dicetak oleh Alberto Goncalves menit 4′ dan 75′, M Nur Iskandar menit 59′, serta M Ridwan menit 83′.

Meski berhasil mendapatkan tambahan tiga poin, posisi SFC masih belum aman dari ancaman degradasi. Yu Hyun Koo dan kawan-kawan masih berada di ambang zona merah diperingkat 15 klasemen sementara, dengan koleksi 33 poin. Hanya selisih satu angka dengan PS. TIRA diperingkat 16, dari 27 pertandingan.

Sedangkan bagi Perseru, kekalahan ini membuat mereka tidak beranjak dari zona degradasi diperingkat 17 dengan perolehan 29 poin dari 28 laga, atau selisih dua angka dengan PSMS Medan sebagai juru kunci dari 27 laga.

Pelatih SFC Alfredo Vera memberikan apresiasi kepada pemain, atas kerja keras yang telah diperlihatkan dilapangan. Sehingga di laga kandang kali ini mampu meraih hasil maksimal atas Perseru Serui, sesuai yang diharapkan.

“Hari ini kita main bagus dan kerja keras, sehingga kita bisa dapat tiga poin penting, agar kita bisa dapat perbaiki posisi dipapan klasemen. Kalau kita terus main seperti ini, saya masih yakin kita bisa lolos dari degradasi,”ucapnya usai laga.

Namun diakuinya, usai gol pertama anak asuhnya masih kesulitan mencetak gol. Walaupun Laskar Wong Kito berhasil menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali mampu memasuki daerah pertahanan lawan, serta menciptakan peluang.

Tambahan tiga gol pun akhirnya berhasil dilesakkan, setelah ada pemain tim lawan yang diusir wasit usai menerima dua kartu kuning dan membuat SFC unggul dalam jumlah pemain.

“Pemain tidak bisa begitu saja mencetak gol, meskipun mereka menginginkannya. Mereka harus mencari momen yang tepat, sehingga bisa memaksimalkan peluang yang diperolehnya menjadi sebuah gol,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Perseru Serui Wanderley Junior mengakui kekalahan anak asuhnya. Menurut dia, tim asuhannya tidak bermain sesuai harapan, sehingga mereka gagal mendapatkan poin.

“Ya, memang hasil pertandingam hari tidak sesuai harapan kami dan harus diterima dengan ikhlas, karena inilah sepakbola,”terangnya.

Dijelaskan arsitek asal Brazil ini, babak pertama mereka kebobolan gol di menit-menit awal akibat ada kecelakaan didepan gawang, bukan karena kesalahan pemain. Karena  setelah itu, mereka bisa mengatasi kendala yang ada sampai berakhirnya babak pertama.

“Tapi pada babak kedua setelah ada kartu merah, kondisi kita menjadi lebih susah. Sriwijaya mulai  memanfaatkan situasinya untuk menguasai bola dan akhirnya mereka bisa mencetak empat gol.

Pemain kita telah berupaya melakukan upaya untuk mencetak gol balasan, tapi tidak berhasil hingga pertandingan berakhir,” sesalnya. (frd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.