Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Bambang Widjojanto Sesalkan Langkah Pemerintah Suntikan Dana Rp 22 Triliun untuk Jiwasraya

JAKARTA, koranindonesia.id – Langkah pemerintah menyuntikkan dana senilai total Rp 22 triliun untuk penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada tahun depan mendapat kritikan tajam dari mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yaitu Bambang Widjojanto.
Bambang mengatakan kalau langkah yang dilakukan oleh pemerintah ini menjadikan nasib bangsa semakin miris saja dan tak berujung.
“LARA kian menggunung, tak berujung. “Perampokan” di tengah pandemi, korupsi makin menjadi-jadi karena dilegalisasi spenuh hati,” kata Bambang dalam cuitan akun Twitter pribadi, Jumat (2/10/2020).

Mantan Wakil Ketua KPK tersebut menilai kalau upaya pemerintah memberi suntikan dana Jiwasraya melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) secara bertahap, tidak ubahnya dengan proklamasi gerombolan oligarki untuk menghancurkan Indonesia.
“Ngeri, Indonesia seolah sedang disuntik mati, gerombolan oligarki lagi proklamasi untuk percepat kehancuran Ibu Pertiwi,” ujarnya.
PMN ini sendiri akan diberikan bertahap. Tahun 2021 sebesar Rp 12 triliun dan tahun berikutnya Rp 10 triliun.
Hal ini sesuai keputusan rapat panitia kerja antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), manajemen Jiwasraya, dan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).

Nantinya, gelontoran dana akan digunakan untuk penyetoran modal pembentukan perusahaan baru, yakni IFG Life yang akan berada di bawah holding asuransi BUMN, yakni BPUI. (Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.