Bahaya! Jalintengsum Banyak Tambal Sulam Tak Rampung

BATURAJA,koranindonesia.id –  Perbaikan Jalan Lintas Tengah Sumater (Jalintengsum), belum sepenuhnya rampung. Perbaikan  dengan cara tambal sulam itu diawali dari Simpang Meo Kabupaten Muara Enim hingga mengarah ke perbatasan Provinsi Lampung.

Namun sayangnya perbaikan itu tidak rampung sepenuhnya hingga arus balik lebaran Idul Fitri 1439 H ini.

Pantauan, banyak  aspal jalan yang dibiarkan menganga, sehingga membahayakan pengguna0 Jalinsumteng.

Berdasarkan pantauan portal ini, kondisi tersebut terdapat di Jalintengsum kota Baturaja, kemudian di Kecamatan Baturaja Barat dan Semidang Aji.

“Ini jelas membahayakan Pak. Apalagi sekarang kan jalanan sedang ramai menyusulnya arus balik,” ujar Win, warga Semidang Aji.

Banyaknya aspal yang sengaja di korek membuat pengguna  jalan sulit untuk memilih jalan yang bagus. Sehingga rawan kecelakaan.

“Saya saja kadang memilih jalan yang mulus kalau sedang sepi. Nah, kalau rame, kemudian ada yang melaju kencang lalu datang kendaraan lain dari arah sebaliknya, kan bisa celaka,” ujarnya.

Lagian pula lanjut dia, kondisi aspal yang dikelupaskan itu juga membayakan ban kendaraan. Karena ujungnya tajam. “Ban bisa pecah loh,” imbuhnya.

Ia menyayangkan sikap pemerintah yang baru mulai memperbaiki jalan ketika jelang lebaran. Mestinya menurut dia, pemerintah dari jauh hari memperbaikinya.

“Aneh juga memang negara kita. Tiap tahun ada perbaikan jalan tapi selalu rusak, tapi tiap tahun pula ada kerusakan. Seharusnya saat pembangunan jalan, kualitasnya mesti bagus. Sehingga bisa bertahan 5 – 10 tahun. Lihat Singapura atau Kuala Lumpur sana,” cetusnya. (tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.