Banner sumsel

Baba Boentjit, Destinasi Wisata Baru di Palembang

Masih bingung mau weekend kemana? Bosan dengan tempat wisata yang itu-itu saja? Tidak salah jika  Anda ke Pasar Baba Boentjit yang berada di 3 Ulu, lorong Yucing!

Pasar Baba Boentjit merupakan salah satu tempat destinasi baru yang berada di kawasan dekat Sungai Musi. Posisi ini menjadikan Baba Boentjit  sangat menarik untuk dikunjungi. Para pengunjung juga dapat merasakan suasana yang berbeda dari siang sampai sore hari. Di tambah  dengan suguhan atraksi-atraksi  oleh beberapa komunitas lain yang ada di kota Palembang.

Baba Boentjit,  nama ini diberikan untuk pasar ini karena Om Boentjit adalah seorang saudagar Cina yang sukses, dan mempunyai peran memajukan perdagangan yang ada di kota Palembang.  kebetulan, pasar Baba Boentjit ini juga bertempat di depan rumah Om Boentjit.    Di rumah ini pengunjung dapat langsung melihat sejumlah dekorasi dan isi rumah om Boentjit

“Tempatnya sangat unik, dan bagus. Pas sekali untuk dijadikan tempat  foto-foto,”kata Novika Anggrieni pengunjung Baba Boentjit.

Untuk bisa ketempat ini, ada beberapa pilihan jalur yang bisa ditempuh, yaitu jalur darat dan jalur sungai. Untuk jalur sungai bisa menggunakan perahu ketek (perahu kecil) dari Pasar Suro dengan waktu tempuh kurang lebih 5 menit dengan biaya Rp5 ribu perorang . Sedangkan, untuk jalur darat bisa menggunakan mobil ataupun motor. Akan tetapi, karena lokasinya yang terlalu belakang dan lorongnya kecil, untuk kendaraan bermobil tidak bisa masuk dan parkir langsung di dekat pasar.

Hadirnya  destinasi baru Pasar Baba Boentjit ini tidak lepas dari  kepeloporan  Komunitas GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Sumatera Selatan.  GenPI  bekerja dibawah  Kementrian Pariwisata. Komunitas ini bertugas untuk membuat atau menciptakan destinasi baru. Salah satu destinasi yang mereka ciptakan ialah Pasar Baba Boentjit ini.

Para anggota GenPI bekerja sebagai relawan, dan mempromosikan destinasi tersebut lewat media digital, seperti Instagram, Web, Twitter, dan Facebook. Mereka juga memposting foto, membuat artikel, membuat video tentang Wisata yang ada di seluruh Indonesia, termasuk Palembang, Sumatera Selatan.

Komunitas GenPI di Indonesia telah membuat beberapa tempat wisata, seperti Pasar Rantau Melayu di Riau, Pasar Kaki Langit di Jogjakarta, Pasar Geulis, Pasar Kaulinan, Pasar Kalimenes di Lombok, dan masih banyak lagi pasar-pasar lain yang berbentuk pasar destinasi digital, pasar kreatif, atau pasar wisata.

Lalu apa beda Pasar Baba Boentjit dengan pasar lainnya? Tidak ada perbedaan  dengan pasar lainnya, namun di Pasar Baba Boentjit dengan pasar lainnya hanya ciri khas yang mereka  jual, disini kamu akan menemukan ornamen-ornamen yang dibuat dari bahan daun Nipah yang mungkin di pasar lain tidak ditemukan. Biasanya daun nipah dijadikan bahan untuk membuat tikar, rokok pucuk, dan lainnya. Memang  salah satu tujuan dari pasar ini adalah untuk memberdayakan warga yang ada di sekitar yang banyak memproduksi daun nipah. Dan untuk jajanan, mereka juga menjual makanan ciri khas Palembang, antara lain pempek, tekwan dan berbagai kue basah lainnya.  Jadi tidak usah bingung, ayo ke Pasar Baba Boetjit sekarang.(Siti  Istiqomah)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.