Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Ayo…Jadi Pribadi yang Baik

JAKARTA,koranindonesia.id—Sebagai mahluk sosial manusia selalu ingin menjadi lebih baik, harapan menjadi baik selalu menjadi target hidup seseorang. Untuk dapat berubah menjadi lebih baik, tidak ada cara lain yang dapat dilakukan kecuali menjalani proses pengembangan diri. Sebab dengan proses itulah seseorang dapat memperbaiki kesalahannya, menutupi kekurangannya dan mengatasi ketidakmampuannya.

Nah, berikut  proses pengembangan diri yang bisa Anda lakukan untuk menjadi pribadi-pribadi yang baik.

1.Bangun Rasa Percaya Diri

Perasaan rendah diri acapkali menjadi persoalan utama dan pertama yang menghambat  seseorang untuk dapat mengaktualisasikan diri lewat kemampuan yang dimiliki.

Sehingga sebelum berbuat sesuatu sudah menyerah disebabkan karena tidak memiliki rasa percaya diri, ibarat kata pepatah “Kalah sebelum berperang”.

Penyakit yang satu ini sulit sekali diatasi, karena ucapan penyemangat dari orang lain seringkali hanya masuk telinga kanan dan kelua lewat telinga kiri, disebabkan karena ucapan orang lain hanya menyentuh bagian permukaan dari kesadaran terdalam pada diri seseorang.

Satu-satunya obat yang paling manjur untuk mengatasi adalah menumbuhkan rasa percaya diri dalam hati orang yang bersangkutan.

Banyak cara untuk dapat membangkitkan rasa percaya diri, beberapa diantaranya adalah berbicara dengan diri sendiri di hadapan cermin, menulis pada selembar kertas tentang potensi yang dimiliki, serta membayangkan orang lain menghargai dan memuji apa yang kita kerjakan.

2. Buang Perasaan Pesimis

Menyadari keterbatasan yang kita miliki memang dapat memberikan pengaruh positif berupa perasaan sadar diri untuk memasang target dan tujuan hidup sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Namun bila keterbatasan atau kekurangan pada diri kita terus menerus menghantui pikiran, dampaknya justru akan menimbulkan rasa pesimis, dan perasaan pesimis dapat menjadi batu sandungan yang akan menghentikan langkah kita untuk mencapai tujuan.

Itu sebabnya, jangan pernah berpikir bahwa kekurangan dan keterbatasan yang ada pada diri kita sebagai penghalang untuk dapat meraih harapan.  Jadikan kekurangan tersebut menjadi kelebihan yang memberikan dampak positif bagi hidup dan kehidupan.

Dengan memasukkan upaya peningkatan rasa percaya diri ke dalam tahap pengembangan diri, maka kita akan dapat mengubah ketidakmungkinan menjadi sesuatu yang mungkin. Ingat, tidak ada satu manusiapun di dunia ini yang sempurna.

3. Lebih Ramah.

Meskipun kedengarannya sederhana, tapi terkadang kita harus mengingatkan diri sendiri untuk bersikap ramah dan baik kepada orang lain. Ucapkan “tolong”, “terima kasih”, “selamat pagi”, “apa kabarnya ?”

Kita tidak pernah tahu bahwa keramahan dan kebaikan kita ternyata mengubahkan hari seseorang. Ada banyak testimoni dari orang-orang yang tadinya ingin mengakhiri hidupnya menjadi membatalkan niatnya hanya karena senyum tulus dan keramahan dari seseorang.

“Satu senyuman dapat mengubahkan hari yang muram”

4. Lebih Peduli dan Membantu Orang Lain.

Mulailah peduli dengan lingkungan sekitar kita. Terkadang, hidup ini terasa hampa dan berat karena fokus perhatian kita hanya tertuju kepada diri sendiri, sehingga masalah sehari-hari yang kita hadapi justru terasa semakin berat. Saat kita mulai peduli kepada orang lain, menunjukan empati dan membantu mereka dengan tulus, kita akan mulai bisa melihat kebaikan-kebaikan dalam hidup kita sendiri. Kita baru menyadari bahwa orang lain pun memiliki permasalahannya sendiri yang bahkan lebih berat dari masalah kita. Atau kita juga dapat terinspirasi dari orang lain yang mampu menyelesaikan masalahnya dengan bijak.

5.Mensyukuri Apa yang Kita Punya.

Bersyukurlah dengan apa yang kita punya, setiap harinya. Bersyukurlah karena kita masih bisa bernapas, masih bisa tidur nyenyak, meminum air yang bersih, dan banyak hal lainnya. Karena ada banyak orang di belahan bumi lain yang bahkan untuk meminum air bersih saja mereka tidak mampu.

Jangan berfokus dengan apa yang tidak kita miliki, tetapi belajarlah bersyukur. Anda akan merasakan perubahan yang drastis saat mulai belajar untuk bersyukur.

6. Uang Bukanlah Segalanya.

Ada banyak orang yang mati-matian bekerja membanting tulang untuk memenuhi gaya hidup. Rumah mewah, mobil mewah, baju-baju bermerk, yang sudah pasti membutuhkan uang dengan jumlah yang sangat banyak. Menjadi kaya tidak melulu soal materi, memiliki kekayaan dalam pengetahuan, kebahagiaan, hubungan yang harmonis, dan kesehatan sesungguhnya jauh lebih penting dari sekedar materi.

7. Perbesar Rasa Tanggungjawab

Kesalahan dan kegagalan adalah hal yang lumrah selama seseorang dapat menerima dengan lapang hati dan belajar dari kesalahan/kegagalan tersebut. Persoalan akan muncul justru jika kita tidak pernah mau mengakui kesalahan/kegagalan, karena jika hal tersebut yang terjadi, maka hanya ada dua hal yang akan dilakukan oleh seseorang, yaitu menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan. Kedua-duanya bukan sikap yang terpuji, dan justru akan membuat seseorang terpuruk semakin dalam.

Karena dengan menyalahkan orang lain, akan membuat pecahnya hubungan, dan jika menyalahkan keadaan akan membuatnya putus asa. Memaafkan kesalahan seseorang membuat hati makin ringan dan plong.

Melalui proses pengembangan diri, cobalah untuk belajar menerima kenyataan dan mengakui kesalahan/kegagalan. Caranya adalah dengan memperbesar rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri. Karena memikul tanggung jawab tidak hanya sebatas memikul beban kerja, tapi juga memikul segala risiko dari hasil kerja, termasuk risiko kegagalan.. Semoga bermanfaat. (ard/berbagai sumber)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.