Banner sumsel

Awas, Coblos Pakai Jari Surat Suara Tidak Sah

BATURAJA,koranindonesia.id – Masyarakat yang akan mencoblos pada pemilu 17 April mendatang jangan sampai salah mencoblos surat suara bisa jadi tidak akan sah, saat penghitungan suara di TPS.

Hal itu diungkapkan, Ketua KPU Ogan Komering Ulu (OKU), Naning Wijaya melalui anggota KPU Divisi SDM dan Parmas, Doni Mardianto. Menurutnya, sistem pemilihan Calon Anggota DPR RI, DPD, DPRD Kabupaten/Kota serta Presiden dan Wakil Presiden dilakukan dengan cara coblos. Dengan alat coblos yang sudah disediakan oleh pihak KPU di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Gunakan alat coblos yang disiapkan dalam bilik. Jangan dengan alat lain. Jika mencoblos menggunakan jari ataupun menyundutnya dengan rokok, atau melubangi surat suara dengan alat lain selain paku atau alat yang disediakan KPU di TPS, dianggap tidak sah,” kata Doni Mardianto.

Hal seperti ini katanya, terus mereka sosialisasikan sampai ke tingkat KPPS. Bahkan petugas KPPS nanti diminta untuk melarang pemilih menyalurkan suara dengan alat lain, saat masuk ke TPS untuk menyalurkan suara.

Disamping itu ia menambahkan, untuk surat suara pileg yang lobang coblosan berada di tengah garis dalam kotak dan satu partai misalnya, ada di tengah garis antara partai calon dan calon lainya di satu partai maka suara akan kembali ke partai politik.

Ketua Bawaslu OKU, Dewantara Jaya melalui Kordiv HPP dan Penyelesaian Sengketa, Anggi Yumarta, Rabu (13/2/2019) menjelaskan, suara yang diperoleh oleh partai pada pileg akan dikembalikan ke calon anggota DPRD yang memperoleh suara terbanyak di partai tersebut.

Ia mengingatkan kepada masyarakat, dalam menyalurkan suara atau mencoblos surat suara tidak sembarangan. Ada aturan. Mencoblos surat suara harus menggunakan alat yang di sediakan KPU berupa paku.

“Mencoblos pakai rokok, kuku, lidi dan lainya selain alat paku yang disediakan KPU dianggap tidak sah,” katanya.
(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.