Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Awas Beli Mobil Seken Bekas Banjir, Perhatikan Hal Berikut

JAKARTA,koranindonesia.id—Dalam pekan-pekan terakhir banyak sekali diberseliweran gambar, video di media sosial terkait dengan hanyut dan terendam  kendaraan di sejumlah daerah di Indonesia. Tentu bagi mereka yang ini ingin memiliki mobil tetapi  uang terbatas, membeli mobil bekas dirasa cukup. Disini persoalannya, jangan sampai kita membeli  mobil bekas banjir.

Itupun, tidak mudah untuk mendeteksi apakah mobil itu bekas banjir atau tidak, boleh jadi mobil itu sudah tampil bagus dan dibersihakan secara menyeluruh. Namun, pastinya bekas lumpur dan jamur tidaklah semuanya hilang alias jejaknya masih ada.

“Teliti sebelum membeli” menjadi sebuah pesan yang paling penting di sini agar Anda tidak rugi ketika memutuskan untuk membeli mobil bekas pakai. Masyarakat dituntut untuk lebih mengenal ciri-ciri mobil yang pernah terendam banjir ketika ingin membeli mobil bekas. Lalu bagaimana cara mendeteksi mobil bekas yang pernah terendam banjir?  Berikut rangkuman dari sejumlah situs terkait tips  dan trik membeli mobil beka

1.Mengecek Asal Muasal Mobil

Hal terpenting dan merupakan yang sangat mendasar, Anda dapat mencoba mengorek informasi dari STNK dengan melihat alamat pemilik sebelumnya, untuk mencari tahu daerah tempat tinggal sang pemilik merupakan salah satu lokasi rawan banjir atau tidak. Memang tidak semua mobil di daerah rawan banjir pasti pernah terendam, tapi hal ini harus menjadi pertimbangan.

 Selain itu, ketahui juga beberapa kota yang terkenal menjual berbagai mobil bekas banjir, seperti Jakarta,  Semarang, Bandung, Surabaya, dan beberapa kota lainnya.

2. Mobil Tercium Bau Tidak Sedap

Salah satu ciri mobil bekas yang pernah terendam banjir dan paling sulit dihilangkan adalah aroma atau bau tidak sedap pada bagian kabin. Jika tercium bau tidak enak seperti bau apek ataupun bau menyengat dari penggunaan zat penghilang bau kabin yang berlebihan, pewangi kabin, atau bau kopi, bisa menjadi indikasi bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir.

3.Mengecek Interior Mobil

Bagasi biasanya terlewatkan.  Pengecekan berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah pada sektor bagasi mobil hingga ke balik karpetnya, dimana sebagian mobil menyimpan ban cadangan di dalamnya, karena daerah tersebut juga termasuk yang sering terlewat saat dibersihkan, dan jika memungkinkan periksa bagian di balik karpet interior mobil walaupun sedikit sulit untuk melakukan hal ini. Kondisi kain pembungkus jok dan karpet sendiri juga bisa diperiksa untuk noda, dan apabila sudah diganti bisa ditanyakan alasannya.

Oh ya, bagian karet pintu yang menempel pada bodi juga layak untuk Anda perhatikan, dengan melepasnya dan mencari bekas pasir atau lumpur yang masih tersisa. Selain itu, daerah-daerah seperti di bawah dan dashbosrd, kabel-kabel, dan bagian tersembunyi lainnya juga wajib dicermati. Apabila menemukan bekas pasir, tanah, maupun noda air, ada kemungkinan mobil bekas banjir

4. Mengecek Perangkat Elektronik

Untuk memeriksa fungsi perangkat elektronik yang terdapat pada mobil,  bisa melakukan test drive sambil memeriksa perangkat-perangkat elektronik seperti radio tape, power window, lampu kabin, lampu sein, sekring, dan wiper.

Disarankan setelah diperiksa, ulangi pemeriksaan agar mobil bisa dipastikan dapat berjalan dengan baik. Mobil bekas banjir juga biasanya sulit dihidupkan. Ini menjadi salah satu ciri mobil bekas pernah terendam banjir dan perlu diwaspadai.

5. Harga Terlalu Murah

Jangan tergiur dengan harga yang murah , Anda harus mencanangkan sikap tidak mudah tergiur oleh harga jual yang sangat miring alias jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran. Karena bisa jadi ‘ada udang di balik batu’ dari harga penawaran yang terlampau murah, dan salah satunya masalahnya bisa jadi mobil bekas bajir.

6.Minta Mekanik Untuk Memeriksa

Jika Anda  ingin mengetahui kondisi mobil bekas pada bagian mesinnya, maka disarankan memanggil mekanik terpecaya untuk memeriksa mesin mobil tersebut. Pastinya, mekanik dapat mengenali beberapa tempat bekas endapan kotoran atau lumpur bekas banjir.

Ini menjadi penting, khususnya bagi mobil yang masih bergaransi. Jika terbukti mobil bekas yang ingin dibeli adalah bekas banjir, maka garansi tersebut akan hangus meskipun masalah kerusakannya tidak disebutkan secara detail.

7. Baut dan Bumper Berkarat

Ciri lainnya bisa dilihat pada baut dan bumper yang terletak di rem tangan. Jika sudah basah atau berkarat, ini menjadi bukti bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir. Periksa dengan teliti hingga detail karat terkecil yang ada pada bagian tersebut

8. Berembun

Curigai kenapa lampu berembun. Kemudian coba perhatikan dengan seksama bekas uap air yang menjadi seperti embun yang menempel pada bagian seperti pada kaca dalam rumah lampu, baik itu di depan maupun belakang. Jika terdapat embun padahal kondisinya masih bagus atau belum retak maupun pecah, besar kemungkinan air banjir pernah merendam mobil tersebut.

9. Pilih Penjual Terpercaya

Membeli mobil bekas memang harus diiringi dengan sikap ekstra teliti, apalagi jika membelinya dari pedagang yang kurang memiliki kredibilitas. Tak jarang para penjual mobil bekas berperilaku ‘nakal’ dan menutup-nutupi bahwa mobil yang dijualnya pernah ‘berenang’ di air banjir. Menyikapi hal tersebut, ada baiknya Anda mencari mobil bekas ke pedagang yang memang sudah terpercaya karena mereka sebelumnya juga sudah melakukan pengecekan pada kendaraan dan menyediakan jaminan atau garansi bahwa mobil yang mereka jual bebas dari bekas banjir.

Selamat mencoba dan berburu mobil bekas pakai atau seken. (ard)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.